Pengertian Dampak Psikologis

Ada beberapa pengertian dampak psikologis. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat bahasa Departemen Pendidikkan Nasional, 2002) dampak berarti pengaruh kuat yang mendatangkan akibat negatif maupun positif. Adapun yang dimaksud dengan psikologis (Pusat Bahasa Departemen Pendidikkan Nasional, 2002) adalah sifat kejiwaan ditinjau dari segi kejiwaan. Berkaitan dengan stimulus dan respon yang mendorong seseorang bertingkah laku, maka dampak psikologis dapat di pandang sebagai hasil dari adanya stimulus dan respon yang bekerja pada diri seseorang (Watson dalam Sarwono, 2003).
Tingkah laku pada hakikatnya adalah tanggapan terhadap rangsangan, karena rangsangan sangat mempengaruhi tingkah laku. Hal ini senada dengan pendapat Miller (dalam S upratiknya, 1993) bahwa setiap stimulus internal atau eksternal yang cukup kuat mampu membangkitkan suatu dorongan dan memicu tindakkan.
Mengacu pada telaah psikologi sosial, dampak psikologis dapat dikaitkan dengan tindakkan dan efek, seperti yang telah di ungkapkan oleh Jones dan Davis (dalam Sarwono, 2003). Tindakkan bearti keseluruhan respon (reaksi yang mencerminkan pilihan perilaku) yang mempunyai akibat efek terhadap lingkungannya, sementara efek diartikan sebagai perubahan–perubahan yang nyata yang dihasilkan oleh tindakkan.
Menurut Heider (dikutip Sears dkk, 1992) perilaku manusia dipengaruhi faktor internal yang berupa motif, emosi, sikap, kemampuan, kesehatan, keinginan. Sedangkan faktor eksternal mencakup lingkungan umum, orang yang diajak berinteraksi, tekanan sosial, peran yang dipaksakan dan sebagainya.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian dampak psikologis adalah pengaruh positif maupun negatif yang muncul sebagai hasil dari adanya stimulis dan respon yang bekerja pada diri seseorang, dimana pengaruh tersebut nampak dalam perilaku individu.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar