Keterampilan Mengajukan Pertanyaan

Salah satu kompetensi guru yang penting adalah keterampilan mengajukan pertanyaan sebagai timbal balik dan evaluasi sebuah pelajaran. Brown,  dalam  Hasibuan  (1994),  menyatakan  bahwa  bertanya  adalah setiap  pertanyaan  yang  mengkaji  atau  menciptakan  ilmu  pada  diri  siswa.  Cara untuk  mengajukan  pertanyaan  yang  berpengaruh  positif  bagi  kegiatan  belajar siswa  merupakan  suatu  hal  yang  tidak  mudah.  Oleh  karena  itu,  seorang  guru hendaklah  berusaha  agar  memahami  dan  menguasai  penggunaan  keterampilan bertanya (Udin Syaefudin Saud, 2010).
Guru perlu mengamati kesiapan siswa pada saat mengajukan pertanyaan, jangan menunjuk siswa yang belum siap karena akan menurunkan mental siswa di depan  teman-temannya.  Berikan  kesempatan  siapa  siswa  yang  bersedia menjawabnya.  Bila  ada  jawaban  yang  salah,  guru  diharapkan   jangan  langsung menyalahkan, tuntunlah siswa untuk dapat menjawab dengan benar.
Menurut Moh. User Usman (2006), dalam  proses belajar mengajar, bertanya memainkan peran penting sebab pertanyaan yang tersusun dengan baik dan teknik pelontaran yang tepat pula akan memberikan dampak positif terhadap siswa, yaitu: 
  1.  Meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. 
  2. Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu siswa terhadap suatu masalah yang sedang dihadapi atau dibicarakan. 
  3. Mengembangkan  pola  dan  cara  belajar  aktif  dari  siswa  sebab  berpikir  itu sendiri sesungguhnya adalah bertanya. 
  4. Menuntun  proses  berfikir  siswa  sebab  pertanyaan  yang  baik  akan  membantu siswa agar dapat menentukan jawaban yang baik. 
  5. Memusatkan perhatian siswa terhadap masalah yang sedang dibahas.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar