Keterampilan Mengadakan Variasi

Salah satu jenis kompetensi guru adalah keterampilan mengadakan variasi kelas. Menurut Moh. User Usman (2006), variasi stimulus adalah kegiatan guru dalam  konteks  proses  interaksi  belajar  mengajar  yang ditujukan  untuk mengatasi  kebosanan  siswa  sehingga, dalam situasi  belajar mengajar, siswa senantiasa menunjukan ketekunan, antusiasme, serta penuh partisipasi. Untuk itu sebagai guru perlu melatih diri agar menguasai keterampilan tersebut.
Menurut Syaiful  Bahri Djamarah (2005), pada dasarnya semua orang  tidak  menghendaki  kebosanan  dalam  hidupnya.  Sesuatu  yang membosankan  adalah  sesuatu  yang  tidak  menyanengkan. Demikian  juga  dalam proses  belajar  mengajar,  bila  guru  dalam  proses  belajar  tidak  menggunakan variasi  maka  akan  membosankan  siswa,  perhatian  siswa  berkurang,  mengantuk, akibatnya  tujuan  belajar  tidak  tercapai. Dalam hal  ini guru memerlukan  variasi dalam mengajar siswa.
Variasi  dalam  proses  belajar  mengajar  sangat  diperlukan  karena terkadang siswa mengalami kebosanan jika dalam pembelajaran tidak ada variasi. Dengan  variasi  kegiatan  pembelajaran  akan  terasa  lebih  menarik  lebih menyenangkan.
Menurut Moh User Usman (2006: 84), tujuan dan manfaat keterampilan mengadakan variasi yaitu:
  1. Untuk  menimbulkan  dan  meningkatkan  perhatian  siswa  kepada  aspek-aspek belajar mengajar yang relevan. 
  2. Untuk memberikan  kesempatan bagi  berkembangnya  bakat  ingin  mengetahui dan menyelidiki pada siswa tentang hal-hal yang baru. 
  3. Untuk memupuk tingkah laku yang positif terhadap guru dan sekolah dengan berbagai  cara  mengajar  yang  lebih  hidup  dan  lingkungan belajar  yang  lebih baik. 
  4. Guru memberi kesempatan kepada siswa  untuk  memperoleh  cara  menerima pelajaran yang disenangi
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar