Kesalahan dalam Pemerolehan Bahasa Kedua

Ada tiga jenis kesalahan dalam pemerolehan bahasa kedua. Ketiga jenis kesalahan itu, menurut Richards, adalah:
  1. Kesalahan interferensi
  2. Kesalahan intralingual
  3. Kesalahan developmental.
Kesalahan interferensi adalah kesalahan yang disebabkan oleh interferensi bahasa ibu pembelajar. Kesalahan intrralingual dan kesalahan developmental mencerminkan kompetensi pembelajar pada tingkat tertentu dan menggambarkan ciri umum pemerolehan bahasa. Kesalahan intralingual dan kesalahan developmental terjadi pada semua pembelajar bahasa kedua dengan latar belakang bahasa ibu yang berbeda.
Kesalahan-kesalahan tersebut seperti dikatakan oleh Made Sutama (1990) merupakan kesalahan yang bersifat sistematis. Kejadiannya menetap dari waktu ke waktu sebagai kegagalan mengingat segmen-segmen bahasa atau sebagai kesalahan yang tiba-tiba karena keterbatasan memori, kelelahan, dan yang lainnya. Kesalahan-kesalahan yang demikian merupakan kompetensi transisional.
Lebih lanjut, Richards merinci kesalahan-kesalahan intralingual dan developmental. Kesalahan ingralingual mencerminkan ciri-ciri umum belajar aturan seperti diterangkan oleh Made Sutama, seperti:
  1. Generalisasi yang salah
  2. Penggunaan aturan yang tidak lengkap
  3. Kegagalan mempelajari syarat-syarat penggunaan aturan
Kesalahan developmental mencerminkan upaya pembelajar dalam membangun hipotesis tentang bahasa kedua yang dipelajari berdasarkan pengalaman terbatas.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar