Fenomena Jejaring Sosial


Fenomena  jejaring sosial mudah kita temui saat ini . Jika kita menyebut kata ‘jejaring sosial’ atau ‘social network’, barangkali yang terpikir oleh kita adalah Facebook, twitter, frendster dan myspace. Belum lagi muncul jejaring sosial yang baru dengan fitur yang semakin baru pula.
Di Indonesia sendiri situs jejaring sosial yang paling booming pertama kali adalah Friendster. Situs dari Amerika ini mulai digemari pada tahun 2002, tapi kini popularitasnya sudah mulai menurun dan tersaingi situs jaringan sosial yang dikembangkan oleh Mark Zuckenberg.
Ini memang sebuah fenomena. Hampir semua orang memiliki akun jejaring sosial Facebook. Mulai dari anak-anak SD, remaja, mahasiswa sampai orang-orang tua sudah kecanduan akan facebook. Mereka rela menghabiskan banyak uang hanya untuk membuka akun baru dan mulai melihat status di facebook.
Rasanya bisa disebut aneh dan ketinggalan jaman apabila kini masih ada sebagian orang yang belum mengenal facebook. Semakin hari jumlah pengguna situs jejaring sosial ini semakin meningkat dan menunjukkan angka peningkatan yang sangat signifikan.
Selain jejaring sosial Facebook, ada Twitter, Friendster, MySpace, Multiply, Live Journal, Plurk, Hi5, YouTube, dan lain-lain sebagainya. Bahkan ada yang berasal dari Indonesia. Ini yang cukup membanggakan, situs jaringan sosial local yang juga eksis di dunia. Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi informasi yang berlangsung cepat. Apakah peningkatan pengguna internet ini dikarenakan semakin banyaknya orang-orang yang keranjingan social networking? Jawabannya, bisa iya bisa juga tidak. Karena belum ada penelitian tentang hal itu.
Satu hal yang rasanya perlu diperhatikan, bagaimanapun juga sebuah teknologi adalah fasilitas yang dapat digunakan sesuai penggunanya. Kehadiran situs jejaring sosial ini dapat memberikan keuntungan dan kerugian. ini tergantung cara penggunga memanfaatkannya.
Beberapa dampak positif dari jejaring sosial ini, yaitu:
  1. Memperluas pergaulan, karena mudah berinteraksi dengan orang-orang dari seluruh dunia.
  2. Dapat digunakan sebagai media promosi yang efektif dalam bisnis.
  3. Penyebaran informasi dapat dimaksimalkan
Sedangkan dampak negatifnya yaitu:
  1. Dapat menyebabkan kecanduan.
  2. Seseorang yang menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar computer cenderung jarang berolahraga, dan dapat mengganggu kesehatan.
  3. Kerusakan fisik bisa sangat mungkin terjadi.
  4. Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh orang



loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar