Dodol Terung Ungu


Pernah coba dodol terung ungu? Nah terung ungu sangat mudah didapatkan, harga relatif murah, dan kandungan antioksidan pada terung ungu sangat baik bagi tubuh karena dapat mencegah penyakit akibat radikal bebas. Pemanfaatan terung ungu selain dimasak, bisa juga kita olah menjadi dodol. Berikut bahan dan cara pembuatan terung ungu.
Bahan pokok
Terung ungu
Terung ungu (SolanummelongenaI) memiliki kulit berwarna Ungu pekat. Sayuran buah bernama terung ini sangat kaya gizi dan memiliki rasayangenakjikadiolahdenganbenar. Termasukdalam keluarga Solanaceae, terung terpopuler digunakan sebagai bahan masakan dan banyak dijual dipasaran. Jenisnya pun beragam, tak hanya yang berwarnaungu. Tentunya, semakin banyakmasakanyang bisa diolah dengan terung, sebut saja selai atau dodol (tabloidnova.com).
Peneliti ilmiah punya fakta lain, terung dapat mencegah kanker, kaya serat, mengandung vitamin(A, B&C) dan mineral penting lainya (kaknadzir.blogspot.com/2010/10/khasiat-dan-manfaat-terung).
Tepung beras ketan
Tepung beras ketan adalah salah satu jenis tepung yang berasal dari ketan (oryza sativa glutinous) yaitu varietas dari padi (oryza sativa)family gramine yang termasuk dalam biji-bijian(cereals)yang ditumbuk atau digiling dengan mesin penggiling (Widyadamayanti, 2004).
Tepung beras memberi sifat kental sehingga membentuk tekstur dodol menjadi elastic (Hartati Erna, 1996:3). Kadar amilopektin yang tinggi menyebabkan sangat mudah terjadi glatinasi bila ditambahkan denganair dan memperoleh perlakuan pemanasan. Hal ini terjadi karena adanya pengikatan hydrogen dan molekul-molekul tepungberas ketan(gel) yangbersifat kental (hartati Erna,1996)
Tepung beras ketan mengandung zat gizi yang cukup tinggi yaitu karbohidrat 89%, lemak 4%,protein 6%,dan air 10%.Ada dua senyawa dalamberas ketan yaitu amilosa 1%danamilopekti 99% (Sarjdono, 1982).
Tepung beras ketan yang digunakan harus baru, berwarna putih bersih, tidak bau apek, serta bebas dari kotoran, jamur dan serangga (Suyanti Satuhudan Sunarmani,2004)
Gula
Jenis gula yang digunakan dalam pembuata ndodol yaitu gula pasir dan gula merah. Gula pasir adalah butiran kecil seperti Kristal yang terbuat dari proses hasil penggilingan tebu (U.S Wheat Association, 1983).
Gula pasir yang digunakan berwarna putih, kering dan tidak kotor. Gula merah merupakan hasil nira kelapa. Fungsi gula merah dalam pembuatan dodol yaitu  memberikan aroama, rasa manis, warna coklat pada dodol,sebagai pengawet dan membantu pembentukan lapisan keras atau tekstur pada dodol (Hartati Erna,1996)
Santan kelapa
Santan kelapa adalah cairan berwarna putih susu yang diperoleh dengan melakukan pemerasan daging buah kelapa yang telah diparut dengan air dalamjumlah tertentu (Made Astawan, 1995). Santan yang digunakan terdiri dua macamyaitu santan kental dan santan cair. Santan kental penting dalam pembuatan dodol, karena banyak mengandung lemak sehingga dihasilkan dodl yang mempunyai rasayanglezat danmembentuktekstur kalis. Santan cair berfungsi untuk mencairkan tepung, sehingga terbentuk adonan dan untuk melarutkan gula. Santan yang digunakan dalampembuatan dodol diambil dari kelapa yang sudah tua, masuh segar dan bersih.
BahanTambahan
Air
Air adalah zat kimia yang penting bagi semua bentuk kehidupan. Seluruh air yang digunakan  dalam proses pengolahan baik secara langsung maupun secara tidak langsung harus memenuhi beberapa standar air minum,antara lain sebagai berikut: (1)Tidak berasa,tidak berwarna, dan tidak berbau. (2)Bersih dan jernih.(3) Tidak mengandung logam atau bahan kimia berbahaya. (4) Tidak mengandung mikroorganisme berbahaya.
Air berfungsi sebagai bahan pecampur untuk melarutkan karbohidrat, garam, dan bahan lain yang digunakan. Air yang digunakan dalam pembuatan dodol adalah air yang memenuhi persyaratan sebagai air minum, yaitu tidakberwarna, tidakberbau, dan tidak berasa.
Garam
Garam disebut juga dengan nama sodiumchlorida yang sangat berguna untuk menstabilkan cairan  di dalam tubuh dan mencegah kekeragaman pada otot-otot. Terdiri dari 40%sodiumdan 60% chlorida (Siti Hamidah, 1996:59). Kualitasgaram yang baik adalah bersih (bebas dari bahan-bahan yang tidak dapat larut), bebas dari zat-zat kimia yang mengganggu, halus (tidak menggumpal), dan cepat larut.
Garam yang digunakan dalam pembuatan dodol adalahjenis garam dapur (NaCl). Garam ini berfungsi untuk memantapkan rasa manis pada dodol, memberikan rasa gurih, menimbulkan rasa lezat dan membantu menghindari pertumbuhan bakteri sehingga memperpanjang daya simpan.
Proses Pengolahan Dodol
Penimbangan
Penimbangan adalah proses pengukuran bahan yang akan digunakan sehingga dapat menghasilkan produk yang baik. Bahan yang ditimbang harus sesuai sehingga dapat menghasilkandodol yang berkualitas baik.
Pemotongan
Proses ini dilakukanpada terungungu yang akan dijadikan bahan utama. Dipotong-potong sehingga memudahkan dalam proses selanjutnya.
Pengukusan
Pengukusan merupakan proses dimana terung ungu dimasak dengan cara dikukus agar lebih mudah untuk dijadikan puree terung ungu.
Pemasakan
Pemasakan dimulai dari merebus santan yang dicampur gula dan bahan-bahan lain sampai mendidih. Setelah santan berminyak, masukkan adonan tepung sambil diaduk-aduk hingga adonan tercampur rata dan dimasak, pemasakan berlangsung±2jam.
Pencetakan
Adonan yang telah dimasak, dicetak kedalam loyang dan di simpan selama ±12jam.
Pengemasan
Pengemasan dilakukan setelah dodol dibiarkan dingin selama satu malam atau 12jam, kemudian dipotong-potong dan kemudian dikemas.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar