Sistem Pemberian Insentif

Cara dan sistem pemberian insentif dapat berhasil dengan baik apabila perusahaan mampu melaksanakan sifat dasar dari insentif, seperti yang dikatakan oleh Heidjrachman yang dikutip oleh A. A Anwar Prabu Mangkunegara (2002) yaitu sebagai berikut:
  1. Pembayaran hendaknya sederhana, sehingga dapat dimengerti dan dapat dihitung oleh karyawan itu sendiri 
  2. Penghasilan yang diterima karyawan hendaknya langsung menaikan output dan efisiensi 
  3. Pembayaran hendaknya dilakukan secepat mungkin 
  4. Standar kerja hendaknya ditentukan dengan hati-hati, karena standar kerja yang terlalu tinggi atau terlalu rendah sama tidak baiknya 
  5. Besarnya upah normal dengan standar kerja perjam hendaknya cukup meragsang karyawan untuk bekerja lebih giat
Menurut Henri Simamora (2004) perancangan program insentif yang tepat sebaiknya memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. Sederhana, aturan system insentif haruslah ringkas, jelas dan dapat dimengerti 
  2. Spesifik, para karyawan perlu mengetahui secara rinci apa yang harus mereka kerjakan agar memperoleh insentif 
  3. Dapat dicapai, setiap karyawan harus memiliki kesempatan yang masuk akal untuk memperoleh sesuatu (insentif) 
  4. Dapat diukur, tujuan yang terukur merupakan landasan dimana rencana insentif dibangun dengan menggunakan indikator yang jelas
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar