Pendederan Ikan Lele

Pendederan ikan lele adalah salah satu usaha untuk mengembangkan ikan lele pada tahp awal. Pendederan adalah kegiatan pembesaran benih hasil pembenihan sampai ukuran yang aman untuk dibudidayakan di media pembesaran (Suyanto, 2008).
Pendederan ikan lele dapat dibagi menjadi beberapa fase berdasarkan atas perbedaan dalam hal makanan, padat tebar dan kebutuhan lingkungan. Fase ukuran pendederan ikan lele yaitu produksi benih 2-3 cm yang sering disebut ukuran sedotan, benih ukuran mild yaitu 3-4 cm, 4-5 cm, 5-6 cm, 7-8 cm, ukuran super yaitu 9-10 cm, ukuran pentolan 11-12 cm dan ukuran > 12 cm yang biasa disebut ukuran bledugan (Anonim,2005).
Perkembangan benih ikan lele afrika (C. gariepinus) antara satu dengan lainnya dapat berbeda, hal tersebut dapat disebabkan oleh kompetisi dan kanibalisme oleh benih yang berukuran lebih besar (Viveen et al., 1986). Pemisahan ukuran (grading) dilakukan  2 minggu setelah penebaran benih karena pada waktu tesebut sering terjadi kanibalisme. Penelitian Hecht & Appelbaum (1987), ditemukan bahwa mortalitas benih ikan lele akibat kanibalisme lebih besar dibandingkan penyebab lainnya.
Tabel Rata-rata kematian benih lele dumbo (<1gram) dengan kepadatan yang berbeda dengan lama pemeliharaan 50 hari.
Kepadatan ikan (ekor/liter)
Kematian alami (%)
Kematian akibat kanibalisme (%)
Kematian Total (%)
20
5,67
27,8
33,43
10
4,33
19,6
23,93
5
6,00
14,2
20,20
Sumber : Hecht dan Appelbaum (1987)
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar