Zat Nitrogen

Zat Nitrogen adalah salah satu unsur esensiil pada makhluk hidup. Nitrogen cair digunakan sebagai bahan pembeku dalam industri pengolahan makanan. Penggunaaan penting lainnya ialah dalam proses produksi berbagai senyawa nitrogen, terutama melalui pembuatan amoniak.
Kesetimbangan yang bagus dari daur zat nitrogen dapat dengan mudah dikacaukan oleh aktivitas manusia. Bila tanah dibudayakan secara ekstensif, nitrogen terfiksasi dilepaskan dengan laju yang lebih besar dari pada pengembaliannya secara alami. Keadaan tersebut membutuhkan pengembalian senyawa nitrogen ke dalam tanah sebagai pupuk. Telah diperkirakan bahwa pemasukan nitrogen terfiksasi ke dalam daur nitrogen melalui aktivitas manusia sekarang menyamai atau melebihi yang berasal dari sumber alami (Suminar, 1987).
Nitrogen yang berasal dari udara merupakan komponen utama dalam pembuatan pupuk dan telah banyak membantu intensifikasi produksi bahan makanan di seluruh dunia. Sebelum adanya proses fiksasi nitrogen secara sintetik, sumber utama nitrogen untuk keperluan pertanian hanyalah bahan limbah dan kotoran hewan, serta amonium sulfat yang didapatkan dari hasil sampingan pembuatan kokas dari batu bara. (Austin, 1996) Menurut Gabriel (2001), sifat nitrogen ada dua, yaitu:
Sifat fisika Nitrogen 
  • Panas transformasi β ↔ α: 54,71 kal/mol. 
  • Panas fusi/peleburan: 17,23 kal/mol. 
  • Panas penguapan: 1332,9 kal/mol. 
  • Temperatur kritis: 126,26 ± 0,04 kal/mol. 
  • Tekanan kritis: 33,45 ± 0,02 atm. 
  • Massa jenis:  Bentuk α: 1,0265 gr/ml pada -252,6oC, Bentuk β: 0,08792 gr/ml -210,0oC, Bentuk cair: 1,1607-0,0045
Sifat kimia Nitrogen
Pada suhu rendah elemen nitrogen berkemampuan reaktif sangat rendah. Pada suhu tinggi nitrogen bisa bereaksi dengan Chrom, Silikon,Titanium, Aluminium, Boron, Berrylium, Magnesium, Barium, Strontium, Kalsium, dan Lithium dan membentuk  nitrit dan oksigen membentuk NO. Dengan adanya katalisator dan suhu menengah, nitrogen bereaksi dengan hidrogen membentuk amoniak. Pada suhu di atas 1800oC, Nitrogen, Karbon dan Hidrogen bergabung membentuk Hidrogen Sianida.
Menurut Mahida (1993), persenyawaan-persenyawaan nitrogen yang terdapat dalam tanah dapat dibagi dalam tiga kelompok, yaitu:
  • Nitrogen yang ada sebagai ion-ion nitrat dan amonium, yang merupakan bagian sangat kecil dari seluruh nitrogen yang ada, namun merupakan sumber dari nitrogen bagi tanaman-tanaman. 
  • Nitrogen yang ada dalam persenyawaan, seringkali disebut persenyawaan nitrogen yang dapat dinitrifikasikan, yang cepat terurai untuk menghasilkan ion-ion nitrat atau amonium. 
  • Nitrogen yang terdapat dalam persenyawaan yang dengan lambat terurai oleh mikroflora tanah. 
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar