Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Tujuan sistem pengendalian intern sangat besar terhadap sebuah organisasi. Menurut SPAP (2001), ”Tujuan pengendalian intern digolongkan menjadi tiga bagian yaitu: (a) Keandalan pelaporan keuangan, (b) Efektifitas dan efisiensi operasi dan (c)  Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.
Berikut penjelasan tujuan sistem pengendalian intern:
Keandalan pelaporan keuangan 
Manajemen bertanggung jawab untuk menyusun laporan keuangan kreditor dan para pengguna lainnya. Manajemen memiliki tanggung jawab hukum maupun profesionalisme untuk meyakinkan bahwa informasi disajikan dengan wajar sesuai dengan ketentuan dalam pelaporan. Tujuan pengendalian yang efektif terhadap laporan keuangan adalah untuk memenuhi tanggung jawab pelaporan keuangan ini.
Efektivitas dan efisiensi operasi 
Pengendalian dalam suatu perusahaan akan mendorong penggunaan sumber daya perusahaan secara efisien dan efektif untuk mengoptimalkan sasaran yang dituju perusahaan. 
Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku
Perusahaan publik, non-publik maupun organisasi nirlaba diharuskan untuk memenuhi beragam ketentuan hukum dan peraturan. Beberapa peraturan ada yang terkait dengan akuntansi secara tidak langsung, misalnya perlindungan terhadap lingkungan dan hukum hak-hak sipil. Sedangkan yang terkait erat dengan akuntansi, misalnya peraturan pajak penghasilan dan kecurangan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar