Sistem Rangka Ikan

Sistem Rangka ikan berfungsi untuk menegakkan tubuh, menunjang atau menyokong organ-organ tubuh, melindungi organ-organ tubuh ikan dan berfungsi pula dalam pembentukkan butir darah merah (Rahardjo, 1985). Sistem rangka ikan berfungsi untuk menegakkan tubuh, menunjang organ tubuh, melindungi organ tubuh, dan menunjang pembentukan butiran darah merah (Sugiri, 1992).
Menurut Rahardjo (1985), Rangka pada ikan dibedakan menjadi tiga, yaitu:
Rangka axial
Rangka axial, terdiri dari:
Tulang tengkorak
Secara umum perkembangannya  berasal dari tiga sumber, yaitu:
  1. Dermocranium, yaitu tulang tengkorak yang asalnya dibuat dari sisik yang berfungsi sebagai dermis. 
  2. Chondrocranium, yaitu pembungkus otak yang berasal dari tulang rawan. 
  3. Splanchnocranium, yaitu tulang tengkorak yang berasal dari rangka penyokong lengkung insang.
Umumnya tulang - tulang dermal membentuk atap tengkorak. Sepasang tulang parietal terletak didaerah atap tengkorak paling belakang. Sepasang tulang frontal yang merupakan keeping dermal yang luas berkembang tepat didepan tulang parietal. Sepasang tulang nasal yang bentuknya memanjang dan terletak diantara dua lubang hidung. Beberapa tulang dermal yang terdapat pada tulang- tulang tersebut yaitu post frontal, prefrontal, postnarietal, dan masih banyak lagi. Sepasang tulang lacrimal terdapat pada bagian anterior sisik tengkorak .Pada bagian telinga terdapat pada tulang squamosal, yang merupakan tulang dermal. Rahang atas terdiri dari tulang maxilla dan premaxila.Permaxilla dan maxilla pada beberapa ikan terutama ikan buas, seringkali dilengkapi dengan gigi-gigi. Tulang dermal yang terdapat pada langit-langit mulut ialah  prevomer, endopterygoid, ectopterygoid, palatine (masing-masing terdiri atas satu pasang) dan pharaspenoid (satu buah). Tulang dermal yang terdapat pada rahang bawah ialah dentary, splenial, angular dan articular. Tulang dentary yang dilengkapi deangan gigi-gigi. Tulang punggung dan tulang rusuk. Secara emnbriologik, tulang punggung berkebang dari sceletome yang terdapat pada sekeliling notochorda dan batang saraf,tiap-tiap pasang sceletome berkembangmenjadi empat pasang rawan yang dinamakan arcualia (Rahardjo, 1985).
Dua pasang arcuale terletak diatas notochorda, Bagian depan disebut basidorsal yang akan berkembang menjadi lengkungneural dan bagian belakang dinamakan interdorsal. Dua pasang arcuela lagi terdapat pada bagian bawah notochorda yang didepan dinamakan basiventral yang berkembang menjadi lengkung haimal, sedangkan bagian belangkang interventral. Interventral daninterdorsal pada conricthye berkembang menjadi kuping intercalary yang terdapat pada ruas tulang punggung. Jadi ruas tulang punggung dibentuk oleh arcualia yang mengadakan invasi mengelilingi notochorda. Berdasarkan pembentukannya, terdapat dua macam tulang punggung yang monospondyly dan diplospondyly. Tulang punggung yang monospondyly dibentuk dari persatuan interdorsal dan interventral suatu somite dengan basidorsal dan basiventral somite dibelakangnya (Rahardjo, 1985).
Tulang punggung dan tulang rusuk
Secara embriotik tulang punggung berkembang menjadi scelerotome yang terdapat pada sekeliling notochondria dan batang saraf. Tiap pasang scelerotome berkembang menjadi empat pasang tulang rawan yang dinamakan areulia. Tulang punggung badan dan tulang punggung ekor. Tiap-tiap ruas di daerah badan dilengkapi dengan sepasang tulang rusuk kiri dan kanan untuk melindungi organ dalam rongga badan (Rahardjo, 1985).     
Rangka visceral
Rangka ini terdiri dari struktur tulang yang menyokong insang dan mengelilingi pharynk. Struktur ini terdiri dari tujuh lengkung tulang insang. Dua lengkung insang yang pertama menjadi bagian dari tulang tengkorak, sedangkan yang lainnya berfungsi sebagai penyokong insang(Rahardjo, 1985).
Rangka apendikular
Rangka apendikular adalah tulang penyokong sirip dan pelekatnya. Pada ikan terdapat lima macam sirip, yaitu sirip tunggal (sirip punggung, sirip ekor, dan sirip dubur) dan sirip berpasangan (sirip dada dan sirip perut) (Rahardjo, 1985).
Sistem skeleton merupakan sistem tulang rangka.  Secara embriologi, tulang punggung berkembang dari scerotome yang terdapat di sekeliling notochord dan batang saraf. Tulang punggung di daerah badan (abdominal) dibentuk bersamaan dengan tulang di daerah ekor (caudal). Tiap ruas tulang di daerah badan dilengkapi oleh sepasang tulang rusuk (pleural rib) kiri dan kanan yang berfungsi untuk melindungi organ-organ yang ada di dalam rongga badan. Pada batang ekor bagian bawah terdapat satu cucuk hemal (hemal spine) dan pada bagian atas terdapat cucuk neural (neural spine) (Rahadjo, 1980).  
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar