Perairan Air Tawar

Lingkungan perairan air tawar sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup ikan air tawar. Habitat air tawar menempati daerah yang relatif kecil pada permukaan bumi dibandingkan  habitat laut dan darat (Odum,1993). Lingkungan air tawar dibagi menjadi dua golongan yaitu lingkungan lentik dan lingkungan lotik. Lingkungan lentik terdiri dari danau alami dan kolam-kolam buatan manusia, sedangkan lingkungan lotik terdiri dari sungai, bendungan, mata air yang memberi air ke danau alami dan sungai serta muara sungai (Tribawono dkk., 1995).
Menurut Dirjen Perikanan Departemen pertanian (1994), sungai adalah perairan yang airnya mengalir secara terus menerus pada arah tertentu yang berasal dari air tanah, air hujan dan air permukaan yang akhirnya bermuara ke laut, sungai atau perairan terbuka yang luas. Menurut Odum (1993), sungai terdiri dari dua habitat utama berdasarkan kecepatan arus dan substrat dasarnya, yaitu habitat air tenang dan habitat air deras. Habitat air tenang adalah air sungai dengan kecepatan lebih rendah,  materi-materi dapat mengendap sehingga substrat dasarnya halus. Habitat air deras adalah daerah dangkal dengan kecepatan arus tinggi yang menyebabkan dasar sungai bersih dari endapan kotoran yang lepas, substrat dasar berupa batu-batuan besar.
Menurut Jangkaru (1995), sungai dapat dibedakan menjadi tiga daerah berdasarkan kondisi lingkungannya yaitu hulu, hilir dan muara. Sungai bagian hulu dicirikan dengan badan sungai dangkal, terletak di dataran tinggi, tebing curam, goncangan arus yang cukup kuat hingga sedang, mengandung O2 terlarut yang sangat tinggi sehingga airnya jernih. Populasi jenis maupun jumlah ikan sedikit jika dibandingkan dengan daerah hilir dan muara.
Sungai bagian hilir terletak di dataran rendah dengan arus lambat, badan air dalam sehingga terdapat bahan organik. Muara adalah bagian sungai yang berbatasan dengan laut. Badan air dalam, keruh, mengalir lambat, sehingga banyak endapan. Populasi (jumlah maupun jenis) ikan relatif banyak.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar