Pengertian Tunalaras

Ada beberapa Pengertian Tunalaras dan bermacam istilah yang dapat digunakan untuk menunjukkan pengertian mengenai gangguan perilaku dan emosi, misalnya emotional disturbances, behavior disorders, dan maladjusted children (Coleman & Weber, 2002 dalam John W. Santrock, 2007). Anak tunalaras juga sering disebut anak tuna sosial karena tingkah lakunya menunjukkan penentangan, pemberontakan yang terus menerus dalam intensitas yang lama terhadap norma-norma masyarakat seperti mencuri, mengganggu dan menyakiti orang lain (Soemantri dalam Fitri, 2008).
Daniel P. Hallahan, dkk (2009), mengemukakan bahwa anak tunalaras adalah “they who has behavior that goes to an extreme, a problem that is chronic, and the behavior that is unacceptable because of social or cultural expectations”. Dari definisi menurut Daniel P. Hallahan dkk tersebut diartikan bahwa anak tunalaras adalah anak yang memiliki masalah dalam berprilaku, tidak hanya perilaku yang berbeda dengan kondisi normal tetapi secara kronis dan mencolok yang mana ketika berinteraksi dengan lingkungan sosial dan budayanya tidak dapat diterima.
Pengertian tunalaras dalam Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan PP. No. 71 Tahun 1991 tentang Pendidikan Luar Biasa, dinyatakan bahwa “tunalaras merupakan gangguan atau kelainan tingkah laku sehingga kurang dapat menyesuaikan diri dengan baik terhadap lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat” (Puslata Universitas Terbuka, 2008: 11).
Eli M Bower dalam Bandi Delphie (2006), menyatakan bahwa anak dikatakan memiliki hambatan emosional atau kelainan perilaku apabila menunjukkan adanya satu atau lebih dari lima komponen berikut:
  1. Tidak mampu belajar bukan disebabkan karena faktor intelektual, pengindraan atau kesehatan 
  2. Ketidakmampuan menjalin hubungan yang menyenangkan dengan teman dan guru 
  3. Bertingkahlaku yang tidak pantas pada keadaan normal 
  4. Perasaan tertekan atau tidak bahagia terus-menerus 
  5. Cenderung menunjukkan gejala-gejala fisik seperti takut pada masalah-masalah sekolah.”
Dari beberapa pengertian tunalaras di atas disimpulkan bahwa pengertian anak tunalaras adalah anak dengan hambatan, gangguan atau kelainan tingkah laku dan emosi yang tidak dapat berinteraksi dan beradaptasi dengan baik sehingga kurang dapat diterima oleh lingkungannya. Berdasarkan pengertian anak tunalaras di atas pengertian anak tunalaras dalam penelitian ini adalah anak dengan hambatan emosi dan perilaku yang tidak mampu belajar secara optimal bukan karena faktor intelektual, sensori atau kesehatan dan tidak mampu melakukan hubungan baik dengan lingkungannya yang berdampak pada kemampuan akademiknya sehingga membutuhkan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristiknya.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar