Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Ada beberapa pengertian sistem pengendalian intern yang mencoba menjelaskan mengenai sistem pengendalian intern ini. Menurut SPAP (2001) menyatakan, ”Pengendalian intern adalah  suatu  proses yang dijalankan oleh dewan komisaris, manajemen dan personel  lain  entitas yang didesain  untuk memberikan keyakinan memadai tentang pencapaian suatu tujuan tertentu.” Menurut Agoes (2003), "Sistem pengendalian internal sebagai kebijakan dan prosedur yang ditetapkan untuk memperoleh keyakinan yang memadai bahwa tujuan satuan usaha yang spesifik akan dicapai.".
 Sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen (Mulyadi 2001).
Sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi dan segala cara tindakan dalam suatu perusahaan yang saling terkoordinasi dengan tujuan untuk mengamankan harta kekayaan perusahaan menguji ketelitian dan kebenaran data akuntansi, meningkatkan efisiensi operasi, serta mendorong ketaatan terhadap kebijaksanaan-kebijaksanaan yang telah digariskan oleh pemimpin perusahaan (Azhar Susanto, La Midjan 2001).
Menurut Siti dan Ely (2010) “Pengendalian intern adalah suatu proses- yang dijalankan oleh dewan komisaris, manajemen, dan personel lainnya dalam suatu entitas yang dirancang untuk memberikan keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan berikut ini:
  1. Keandalan pelaporan keuangan 
  2. Menjaga kekayaan dan catatan organisasi 
  3. Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 
  4. Efektivitas dan efisiensi operasi”
Definisi sistem pengendalian intern tersebut menekankan tujuan yang hendak dicapai, dan bukan pada unsur-unsur yang membentuk bentuk sistem tersebut.
 Tujuan sistem pengendalian intern menurut definisi tersebut adalah:
  1. Menjaga kekayaan organisasi. 
  2. Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi. 
  3. Mendorong efisiensi. 
  4. Mendorong dipatuhinya kebijakan managemen.
Pengertian diatas memberikan arti yang lebih luas dari arti yang biasa diberikan pengendalian intern itu sendiri. Dengan pengertian ini, pengendalian intern dapat disampaikan dengan management control.
 Jadi, dengan adanya sistem pengendalian intern dalam sebuah perusahaan, maka seluruh kegiatan dapat terarah dengan baik dan dapat mencapai suatu tujuan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar