Pengertian Neurotik

Pengertian Neurotik adalah suatu jenis gangguan mental yang paling ringan (Yudono, 1985), individu sadar kalau bermasalah namun tidak tahu bagaimana mengatasinya. Gangguan neurotik dalam Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) adalah gangguan mental yang tidak mempunyai dasar organik, individu mempunyai insight, dan hubungan dengan realitanya tidak terganggu.
Maramis (1990) menerangkan bahwa neurotik ialah suatu kesalahan penyesuaian diri secara emosional, karena tidak dapat diselesaikannya suatu konflik tak sadar. Gejalanya yaitu kecemasan yang dirasakan secra langsung atau diubah oleh berbagai mekanisme pertahanan psikologis dan kemudian munculah gejala-gejala subyektif yang mengganggu.
Psikoneurosa atau lebih populer disingkat dengan neurosa adalah sekelompok reaksi psikis yang ditandai secara khas dengan unsur kecemasan dan secara sadar diekspresikan dengan jalan menggunakan mekanisme pertahanan diri (Kartono,1980). Pada psikoneurosa tidak terjadi disorganisasi kepribadian yang serius dalam kaitannya dengan realitas eksternal dan biasanya penderita memiliki sejarah hidup penuh kesulitan dan tekanan-tekanan batin dan peristiwa yang luar biasa (Kartono, 1986). Gangguan neurotik dilatarbelakangi oleh tekanan emosi, konflik, dan frustrasi (Page, 1980). Hal ini sesuai dengan pendapat Warga (1983) bahwa neurotik merupakan suatu bentuk perilaku maladaptif karena adanya tekanan-tekanan psikologik sebagai faktor penyebab yang mendasar.
Kartono (1986) menambahkan bahwa psikoneurosa adalah bentuk gangguan atau penyakit fungsional pada sistem syaraf, mencakup pula desintegrasi sebagian dari kepribadian, khususnya terdapat berkurang atau tidaknya kontak antara pribadi dengan sekitar, walaupun orangnya masih memiliki wawasan atau insight.
Menurut Chaplin (2002) neurotik merupakan suatu penyakit mental yang lunak, dicirikan dengan tanda-tanda:
  1. Wawasan yang tidak lengkap mengenai sifat-sifat kesukarannya 
  2. Konflik-konflik batin 
  3. Reaksi-reaksi kecemasan 
  4. Kerusakan parsial atau sebagian pada struktur kepribadiannya 
  5. Seringkali, tetapi tidak selalu ada, disertai pobia, gangguan pencernaan, dan tingkah laku obsesif kompulsif.
Schneiders (dalam Widjaya, 1998) mengatakan bahwa neurotik merupakan bentuk gangguan kepribadian yang relatif ringan dan ditandai oleh kecemasan yang cukup dominan sebagai wujud dari penyesuaian diri yang tidak adekuat, tidak efisien dan tidak sehat, yang disebabkan karena tekanan yang terus menerus, konflik, frustrasi, dan keterbukaan individu dalam mengatasi masalahnya.
Berdasarkan uraian di atas dapat di simpulkan bahwa kecenderungan neurotik adalah kecenderungan prilaku yang maladaptif yang ditandai dengan gejala- gejala kecemasan, depresi, adanya konflik-konflik batin dan frustrasi, yang disebabkan karena indvidu tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik dan tidak dapat menyelesaikan masalahnya.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar