Pengertian Manajemen Laktasi

Pengertian Manajemen Laktasi adalah segala daya upaya yang dilakukan untuk membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya. Usaha ini dilakukan terhadap ibu dalam 3 tahap,yaitu pada masa kehamilan(antenatal), sewaktu ibu dalam persalinan sampai keluar rumah sakit (perinatal), dan pada masa menyusui selanjutnya sampai anak berumur 2 tahun (postnatal) (Perinasia, 2007). 
Manajemen laktasi adalah suatu upaya yang dilakukan oleh ibu, ayah dan keluarga untuk menunjang keberhasilan menyusui (Prasetyono, 2009) . Dan ruang lingkup manajemen laktasi dimulai pada masa kehamilan,setelah persalinan,dan masa menyusui bayi.
Menurut Hanifa wiknjosastro (2002), pengertian manajemen laktasi adalah suatu tata laksanameyeluruh yang menyangkut laktasi dan pengunaan asi, yang menuju suatu keberhasilan menyusuiuntuk pemiliharaan kesehatan ibu dan bayinya. Manajemen laktasi ini harus dipahami oleh tenagakesehatan agar dapat melaksanakan tugas sebagai promoter pengunaan asi. Manajemen ini meliputisuatu persiapan dan pendidikan penyuluhan ibu, pelaksanaan menyusui dan rawat gabung dan usahalanjutan perlindungan ibu yang menyusui.
Manajemen laktasi adalah tata laksana yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan menyusui. Dalam pelaksanaannya terutama dimulai pada masa kehamilan, segera setelah persalinan dan pada masa menyusui selanjutnya (Direktorat Gizi Masyarakat, 2005).
Menurut Harini Susiana, Manajemen laktasi merupakan segala daya upaya yang dilakukanuntuk membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya. Usaha ini dilakukan terhadapibu dalam 3 tahap,yakni pada masa kehamilan (antenatal), sewaktu ibu dalam persalinan sampaikeluar rumah sakit (perinatal), dan pada masa menyusui selanjutnya sampai anak berumur 2 tahun(postnatal).
Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian manajemen laktasi adalah pelaksanaan untuk mengatur dan membantu ibu dalam menyusui bayinya, sehingga bayi mempunyai asupan ASI yangcukup dari ibu dan ibu merasakan kepuasan dalam proses menyusui bayinya.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar