Pengertian Kesiapan Kerja

Pengertian kesiapan kerja menurut Robert Brady (2009), berfokus pada sifat-sifat pribadi, seperti sifat pekerja dan mekanisme pertahanan yang dibutuhkan, bukan hanya untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga lebih dari itu yaitu untuk mempertahankan suatu pekerjaan. Kesiapan kerja tersebut mencakup segala sesuatu yang dimiliki oleh seseorang baik kemampuan maupun perilaku yang diperlukan pada setiap pekerjaan. Pada pengertian ini kesiapan kerja lebih mengacu pada faktor-faktor pribadi seseorang bukan pada faktor luar atau lingkungannya.
Berdasarkan pendapat di atas, dapat diketahui bahwa orang yang memiliki kesiapan kerja tidak hanya oaring yang sudah bekerja saja tetapi seseorang yang belum bekerja juga dapat dikatakan memiliki kesiapan kerja jika faktor-faktor pribadi itu terdapat pada orang tersebut. Jadi, orang-orang yang telah memiliki seperangkat kemampuan dan perilaku diri yang diperlukan pada setiap pekerjaan tersebut bisa dikatakan mampu untuk bekerja karena telah memenuhi kriteria-kriteria kesiapan kerja.
Mengenai kemampuan kerja, oleh Wagner (2006) mengungkapkan bahwa kemampuan bahwa kemampuan untuk menyesuaikan suatu pekerjaan dapat pula diartikan sebagai ketrampilan kesiapan kerja:
Work readiness skills are a set of skills and behaviors that are necessary for any job. Work readiness skills are sometimes called soft skills, employability skills, or job readiness skills.
Kemampuan kesiapan kerja ini kadang umum disebut dengan soft skill. Dari pengertian diatas dapat diketahui bahwa kemampuan kesiapan kerja (soft skills) adalah seperangkat keahlian dan perilaku yang diperlukan seseorang untuk setiap pekerjaan. Seperangkat keahlian dan perilaku yang diperlukan seseorang untuk setiap pekerjaan. Seperangkat keahlian dan perilaku tersebut meliputi keterampilan transisi, komunikasi, kualitas diri, dan ketrampilanterhadap teknologi (Wagner, 20064).
Hal ini sejalan dengan pendapat Robert Brady yang menyatakan bahwa kesiapan kerja berfokus pada sifat-sifat pribadi yang menggambarkan kesiapan kerja. Berdasarkan kedua pendapat tersebut, terdapat kesamaan unsur yang mencirikan seperangkat kemampuanya terhadap kesiapan kerja yaitu komunikasi, keterampilan terhadap teknologi yang pada pendapat Robert Brady hanya menyebutnya dengan keterampilan, kemudian kualitas diri, Robert Brady lebih menfokuskan pada tanggung jawab, fleksibilitas, dan pandangan terhadap diri serta kesehatan dan keselamatan kerja.
Menurut Joko Sutrisno (2007) mengungkapkan bahwa kesiapan kerja diartikan sebagai suatu kemampuan seseorang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan sesuai dengan ketentuan tanpa mengalami kesulitan, hambatan, dengan hasil maksimal, dan target yang telah ditentukan. Dengan kata lain, seseorang yang mempunyai kesiapan kerja, mereka akan mampu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan tersebut sesuai harapan tanpa mengalami kesulitan dan hambatan sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal.
Berdasarkan pendapat mengenai kesiapan kerja diatas, dapat disimpulkan bahwa kesiapan kerja adalah suatu kemampuan dan perilaku seseorang yang diperlukan pada setiap pekerjaan baik bagi orang yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja, sehingga mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar