Menu Sehat Seimbang

Menu sehat seimbang merupakan suatu slogan dalam pengaturan diet makanan. Menu adalah susunan makanan yang dimakan oleh seseorang untuk sehari. Menu seimbang adalah menu yang terdiri dari beranekaragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai, sehingga memenuhi kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dan proses kehidupan serta pertumbuhan dan perkembangan (Almatsier, 2004).
Oleh karena tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung lengkap semua zat gizi yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat dan produktif, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh zat gizi dari makanan lainya. Makanan merupakan salah satu faktor penentu kesehatan kita. Karena tidak sedikit penyakit yang disebabkan oleh makanan yang kita makan. Semakin berkualitas makanan yang kita makan (dalam hal ini kandungan zat-zat gizi yang ada dalam makanan) semakin rendah resiko kita terkena suatu penyakit. Kualitas makanan sangat tergantung dari bahan makanan yang digunakan. Makanan sehat berasal dari makanan sehat pula.
Di bawah ini merupakan beberapa bahan makanan sehat (Muharrom, 2006):
  1. Sumber anti oksidan dan sumber karoten : ubi jalar, wortel,   labu kuning, mangga dan bayam. 
  2. Sumber vitamin E: asparagus, tauge, minyak sayur dan kacang – kacangan. 
  3. Sumber vitamin C: daun singkong, mangga, jeruk, brokoli, sawi dan jambu biji. 
  4. Sumber asam lemak omega 3: aneka jenis ikan laut (teri, sarden, tenggiri) serta minyak ikan. 
  5. Sumber asam folat: kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah dan kacang polong) bayam dan hati ayam. 
  6. Sumber vitamin B6: pisang, daging ayam tanpa lemak, beras merah, oatmeal dan tuna putih dalam kaleng. 
  7. Sumber flanofoid: melon, anggur, jeruk, pepaya, mangga, kesemek dan jambu biji.   
Departemen kesehatan RI (2002) menganjurkan agar seseorang perlu mengonsumsi aneka ragam makanan.
Adapun yang dimaksud dengan keanekaragaman makanan adalah hidangan yang paling tidak terdiri dari empat kelompok bahan makanan yaitu (Nadya, 2009):
  1. Satu jenis atau lebih makanan pokok sumber karbohidrat misalnya beras, jagung, gandum, ubi kayu, kentang, sagu, dan lainnya yang pada umunya disebut makanan pokok.  
  2. Satu jenis atau lebih makanan lauk pauk sebagai sumber protein misalnya kacang-kacangan, tempe, tahu, ikan, telur, dan sebagainya yang pada umunya disebut lauk pauk. 
  3. Satu jenis atau lebih makanan kelompok jenis sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral misalnya wortel, bayam, kangkung, labu siam dan sebagainya. 
  4. Satu jenis atau lebik makanan kelompok buah-buahan sebagai sumber vitamin dan mineral misalnya pisang, nanas, pepaya, jeruk dan sebagainya. 
loading...
Share on :


Related post:


1 komentar:

Psycholovegy mengatakan...

wah, banyak cabang ilmu yg di share di psychologymania ya...
semoga http://www.psycholovegy.com/ juga besok2 berkembang... :)

Poskan Komentar