Mekanisme Buang Air Besar

Mekanisme buang air besar atau defekasi merupakan salah satu proses metabolism fisiologis tubuh. Semua makanan yang masuk ke dalam tubuh, akan di cerna oleh organ pencernaan. Selama proses pencernaan makanan di hancurkan menjadi zat-zat sederhana yang dapat diserap dan di gunakan oleh sel dan jaringan tubuh kemudian sisa-sisa pembuangan akan dikeluarkan oleh tubuh berupa tinja , urine atau gas karbondioksida. Akhir dari proses pencernaan yang di keluarkan berupa tinja di sebut buang air besar (Notoatmodjo, 200).
Seseorang yang mempunyai kebiasaan teratur, akan merasa kebutuhan membuang air besar pada kira-kira waktu yang sama setiap hari. Hal ini di sebabka oleh reflek gastro kolika yang biasanya bekerja sesudah sarapan pagi. Makanan yang sudah sampai lambung akan merangsang peristaltic di dalam usus, merambat ke kolon sisa makanan yang dari hari sebelumnya, yang waktu malam mencapai sekum, mulai bergerak isi kolon dan terjadi persaan di daerah perineum.
Tekanan intra abdominal bertambah dengan penutupan glottis, kontraksi diafragma dan otot abdominal, spinter anus mengendor, dan kerjanya berakhir. Kerja defekasi dipengaruhi oleh factor kebisaan (Notoatmodjo, 2003).
Seseorang hendaknya berlatih untuk buang air besar tiap pagi, sebelum kesibukan hari tertunda menyebabkan konstipasi (sembelit). Beberapa orang buang air besar sebelum sarapan pagi, atau ada juga yang sesudahnya. Ada yang harus keluar rumah pagi-pagi buang air besar setelah pulang kerja, ada pula yang pada malam hari karena mmebutuhkan waktu yang tenang untuk memenuhi kebutuhannya.
Ada yang satu kali sehari, ada yang lebih sering, yang lain lagi dua hari sekali atau dengan jangka waktu lebih panjang. Jadi frekuen buang air besar tiap orang berbeda-beda. Seorang yang normal diperkirakan menghasilkan tinja rata-rata 330 gram sehari. Tinja ini berisi bakteri, lepasan epithelium usus, nitrogen, gram, zat besi, selulosa dan sisa zat makanan lain yang tidak larut dalam air (Notoatmodjo, 2007) .
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar