Laporan Internal Auditor

Laporan internal auditor merupakan suatu rangkaian dari keseluruhan proses pemeriksaan di mana internal auditor mengikhtisarkan segala temuan yang diperolehnya di lapangan yang ditentukan berdasarkan luasnya pemeriksaan, dan dapat dikatakan bahwa dalam fase ini internal auditor berhubungan dengan pihak-pihak yang berkepentingan di dalam perusahaan terutama kepada bagian di mana ia bertanggungjawab.
Laporan hasil pemeriksaan harus disajikan dengan baik agar dapat dimengerti dan dapat ditindaklanjuti sepenuhnya. Laporan harus jelas, rapi, cermat, dan mudah dimengerti.
Pada perusahaan, laporan hasil pemeriksaan disusun setelah audit selesai dilaksanakan. Laporan yang diterbitkan akan dilaporkan kepada principal director. Laporan ini merupakan informasi penting bagi Principal Director yang sangat berguna sebagai bahan pertimbangan apakah para bawahan telah bekerja dengan baik dalam arti bebas dari setiap kesalahan baik disengaja maupun tidak.
Jika adanya temuan dalam pemeriksaan di kebun, maka audit intern terlebih dahulu membicarakannya dengan KTU (Kepala Tata Usaha) dan bila perlu dengan pengurus kebin agar didapat tanggapan sebelum laporan tertulis disusun. Untuk memberikan petunjuk selanjutnya, maka disusun laporan tertulis oleh Audit Intern dan disampaikan kepada bagian yang terkait.
 Laporan internal auditor memiliki 4 fungsi utama:
Kesimpulan berdasarkan audit
Laporan auditor mengikhtisarkan segala bukti yang diperoleh selama audit, dan menyajikan kesimpulan dari audit yang dilakukannya.
Pengungkapan keadaan
Di dalam laporannya, auditor menggambarkan bagian-bagain yang memerlukan perbaikan. Hal ini dapat dijadikan sumber informasi bagi manajemen untuk mengevaluasi dengan melihat bagian mana yang bekerja dengan baik dan mana yang tidak.
Kerangka kerja manajerial
Rekomendasi yang diberikan auditor dalam laporannya sebagai kesimpulan dan pekerjaannya dapat dijadikan pedoman bagi manajemen untuk menentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan, dan dapat dijadikan refrensi untuk bagian-bagian lainnya, dan untuk memastikan langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan oleh manajemen yang bersangkutan.
Penjelasan atas pertimbangan auditee
Adakalanya terjadi perbedaan sudut pandang antara auditor dengan bagian yang diaudit. Bagaimanapun harus dilakukan usaha untuk mencari kesesuain pandangan tersebut. Padangan dari bagian yang diaudit dapat diuraikan dalam laporan auditor ditambah dengan tanggapan dari auditor sendiri. Hal ini akan menjadi dasar pertimbangan bagi manajemen dalam menentukan keputusan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar