Klasifikasi dan Taksonomi Ikan

Klasifikasi dan taksonomi ikan sangat penting dilakukan, mengingat jenis dan spesies ikan yang sangat banya. Identifikasi yang dilakukan merupakan identifikasi untuk mengenal ciri-ciri baik secara biologi maupun deskriptif dari suatu jenis ikan. Biasanya yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan identifikasi adalah:
  1. Rumus sirip, yaitu rumus yang menggambarkan bentuk dan .jumlah jari-¬jari sirip dan bentuk sirip yang merupakan ciri khusus. 
  2. Perbandingan antara panjang, lebar dan tinggi dari bagian-bagian tertentu atau antara bagian-bagian itu sendiri yang merupakan ciri umum. 
  3. Bentuk garis rusuk dan jumlah sisik yang membentuk garis rusuk. 
  4. Bentuk sirip dan gigi 
  5. Tulang-tulang insang.
Berikut adalah unit-unit yang mencakup semua vertebrata yang biasa disebut sebagai ikan:
  1. Subkelas Pteraspidomorphi (ikan tak berahang primitif): Kelas Thelodonti dan Kelas Anaspida 
  2. Cephalaspidomorphi  
  3. Hyperoartia 
  4. Petromyzontidae (lamprey): Kelas Galeaspida, Kelas Pituriaspida dan  Kelas Osteostraci 
  5. Infrafilum Gnathostomata (vertebrata berahang): Kelas Placodermi (ikan berperisai, punah), Kelas Chondrichthyes (ikan bertulang rawan: hiu, pari) dan Kelas Acanthodii (hiu berduri, punah) 
  6. Superkelas Osteichthyes (ikan bertulang sejati): Kelas Actinopterygii (ikan bersirip kipas) dan Kelas Sarcopterygii (ikan sirip berdaging/ikan bersirip cuping) 
  7. Subkelas Coelacanthimorpha (coelacanth) 
  8. Subkelas Dipnoi (ikan paru) (Saanin,1986)
Klasifikasi dan taksonomi merupakan salah satu hal penting dalam mempelajari ilmu perikanan. Mempelajari taksonomi berarti mengetahui pengelompokan suatu individu berdasarkan perbedaan dan persamaannya sedangkan taksonomi mempelajari tentang asal usul suatu individu (Saanin,1986)
Informasi yang digunakan dalam mempelajari hubungan evolusioner ikan berawal dari pengetahuan taksonomi terutama deskripsi ikan. Pengetahuan tersebut menjadi dasar dalam iktiologi dan juga bidang - bidang lain seperti ekologi, fisiologi.
Metode yang digunakan dalam bidang taksonomi terbagi menjadi enam kategori yaitu:
  • Pengukuran morfometrik 
  • Ciri meristik 
  • Ciri-ciri anatomi 
  • Pola warna 
  • Kariotipe, dan 
  • Elektroforesis (Saanin,1986)
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar