Khasiat Daun Sirih

Khasiat daun sirih sangat besar dilihat dari fungsinya. Pada uji antibakteri dengan metode dilusi air rebusan daun sirih jawa dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus pada konsentrasi 60%. Daun sirih terdapat senyawa yang bersifat bakterisidal, yaitu kavikol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Minyak astiri dari daun sirih sepertiganya terdiri dari phenol dan sebagian besar adalah kavikol yang memiliki daya pembunuh bakteri lima kali lipat dari phenol biasa. Kavikol ini juga memberikan bau yang khas pada daun sirih.
Jika dilihat dari segi ilmiah tanaman sirih memang mengandung banyak sekali zat-zat yang berguna misalnya saja kandungan minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap. Selain zat-zat diatas masih terdapat beberapa kandungan zat kimia lain, misalnya Kandungan kimia yang terdapat dalam sirih diantaranya adalah Flavonoid, Polivenol,alkoloid, tanin, saponin, hidroksikaficol ,kavibetol, allylprokatekol, karvokrol, eugenol, P-cymene, cineole, coryofelen, kadimen, ekstragol, terpenana, dan fenil propoda.
Suatu penelitian yang dilakukan dengan media tikus putih membuktikan bahwa rebusan daun sirih yang diberikan kepada tikus putih yang telah terkena diabetes dapat menurunkan kadar gula dalam darah pada tikus putih tersebut ini membuktikan bahwa Sirih dapat digunakan sebagai obat untuk menurunkan kadar gula darah dan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh penderitadiabetes militus yang di konsumsi secara rutin. selain berkhasiat sebagai pengontrol dan penurun kadar gula darah dalam tubuh sirih juga dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit-penyakit lain seperti Hipertensi, radang lever, radang prostat, radang mata, keputihan maag, kanker payu darah, nyeri sendi dan juga dapat dimanfaatkan sebagai penjaga stamina.
Selain sebagai obat sirih merah juga di manfaatkan oleh masyarakat wonogiri sebagai uborampe dalam acara-acara adat yang digunakan untuk ngadi saliro dan juga digunakan sebagai alat kecantikan oleh para wanita sebagai penghalus kulit. Kandungan karvakol pada daun sirih merah bermanfaat sebagai desenfektan, dan anti jamur, sehingga berfungsi sebagai obat kumur dan obat keputihan.
Kandungan senyawa eugenol berfungsi sebagai obat pereda nyeri atau analgetik. kandungan tanin berfungsi sebagai penyembuh sakit perut khusunya diare dan juga dapat digunakan sebagai obat antiseptik pada luka. Sirih merah juga dapat dibudidayakan karena tanaman ini bernilai ekonomis sangat tinggi 4 – 5 lembar daun sirih merah mencapai harga 7 – 15 ribu rupiah sehingga dapat digunakan sebagai mata pencaharian.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar