Ciri-ciri Profesionalisme Kerja

Ada beberapa ciri-ciri profesionalisme kerja. Pandji Anogara (1992) mengemukakan beberapa ciri-ciri profesionalisme antara lain di bawah ini:
  1. Profesionalisme menghendaki sifat mengejar kesempurnaan hasil (perfect results) sehingga kita dituntut untuk selalu mencari peningkatan mutu. 
  2. Profesionalisme memerlukan kesungguhan dan ketelitian kerja yang hanya dapat diperoleh melalui pengalaman dan kebiasaan. 
  3. Profesionalisme menuntut ketekunan dan ketabahan yaitu sifat tak mudah puas atau putus asa sampai hasil tercapai. 
  4. Profesionalisme memerlukan integritas tinggi yang tidak tergoyahkan oleh “keadaan terpaksa” atau godaan seperti harta dan kenikmatan hidup. 
  5. Profesionalisme memerlukan adanya kebulatan pikiran dan perbuatan sehingga terjaga efektifitas kerja yang tinggi.
Menurut Muhamad Surya, kualitas profesionalisme ditunjukan dengan ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati standar ideal 
  2. Meningkatkan dan memelihara citra profesi. 
  3. Keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas pengetahuan dan keterampilannya. 
  4. Mengejar kualitas dan cita+cita dalam profesi, dan 
  5. Memiliki kebanggaan terhadap profesinya
Adapun ciri-ciri dari pekerjaan professional menurut Wina Sanjaya (2006) antara lain:
  1. Pekerjaan professional ditunjang oleh suatu ilmu tertentu secara mendalam yang hanya mungkin diperoleh dari lembaga-lembaga pendidikan yang sesuai, sehingga kinerjanya didasarkan kepada keilmuan yang dimilikinya yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. 
  2. Suatu profesi menekankan kepada suatu keahlian dalam bidang tertentu yang spesifik sesuai dengan jenis profesinya, sehingga antara profesi yang satu dengan yang lainnya dapat dipisahkan secara tegas. 
  3. Tingkat kemampuan dan keahlian suatu profesi dapat didasarkan kepada latar belakang pendidikan yang dialaminya yang diakui oleh masyarakat, sehingga semakin tinggi latar belakang pendidikan akademik sesuai dengan profesinya, semakin tinggi pula tingkat keahliannya, dengan demikian semakin tinggi pula tingkat penghargaan yang diterimanya. 
  4. Suatu profesi selain dibutuhkan oleh masyarakat juga memiliki dampak terhadap sosial kemasyarakatan, sehingga masyarakat memiliki kepekaan yang sangat tinggi terhadap setiap efek yang ditimbulkannya dari pekerjaan yang ditimbulkannya dari pekerjaan profesinya itu.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar