Psikologi Pendidikan Jasmani

Psikologi pendidikan jasmani memiliki peran penting bagi siswa dalam proses pembelajaran. Bukan hanya psikologi yang dapat berpengaruh terhadap pendidikan jasmani, pendidikan jasmani juga dapat memberikan dampak psikologis terhadap siswa.
Sebagai contoh adalah motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pendidikan jasmani. Apabila kurang adanya motivasi, maka tidak akan ada keinginan siswa untuk mau melakukan aktivitas pendidikan jasmani, sebaliknya apabila siswa memiliki motivasi yang besar, maka dia akan mau melakukan aktivitas melakukan aktivitas pendidikan jasmani tanpa adanya pelaksanaan sedikitpun.
Mengenai dampak pendidikan jasmani terhadap psikologis siswa, ibrahim (2001) menjelaskan sebagai berikut:
Adanya beberapa dampak yang diperkirakan muncul pada diri siswa sebagai akibat dari pendidikan jasmani dan olahraga antara lain:
  1. Adanya perubahan sikap dari negatif menjadi positif terhadap aktivitas jasmani 
  2. Adanya perbaikan dalam hal efisiensi keterampilan hubungan sosial 
  3. Adanya perbaikan dalam daya tangkap panca indra dan respon-respon yang diberikan 
  4. Adanya perkembangan positif dalam hal perasaan sehat sejahtera dan kesehatan psikologis atau kesehatan mental 
  5. Adanya peningkatan dalam hal relaksasi 
  6. Memberikan kelegaan dan mengurangi gejala dalam aspek gangguan psikosomatis dan 
  7. Adanya peningkatan penguasaan keterampilan gerak
Dengan pendidikan jasmani, siswa dapat terpengaruhi kondisi psikologisnya, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap individunya itu sendiri. Dampak positif dari pendidikan jasmani sangat banyak dirasakan oleh siswa. Beberapa dampak psikologis dari pendidikan jasmani diuraikan oleh Ibrahim (2001) yaitu dalam aspek motivasi dan sikap, pengembangan harga diri, serta aspek sosial dan moral.
Ketika siswa dapat berkompetisi dengan siswa lainnya dan siswa tersebut memenangkannya, maka akan timbul rasa percaya diri yang tinggi pada siswa tersebut. Siswa akan merasa nyaman, bahwa ternyata dirinya memiliki kemampuan yang dapat dibayangkan. Yang demikian itu akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan psikologis siswa.
Dampak dari pendidikan jasmani terhadap kondisi psikologis tentunya benar-benar akan memberikan dampak apabila siswa dibantu dapat memahaminya. Oleh karena itu peranan guru dalam hal ini cukup sentral untuk dapat membantu siswa memahami apa yang dipelajarinya. Belajar di sekolah diharapkan bukan hanya untuk mempelajari mata pelajaran saja, melainkan juga mempelajari untuk memahami setiap permasalahan. Artinya ketika siswa harus menghadapi situasi yang baru, maka diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan hal tersebut.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar