Pengertian Pemasaran Jasa

Pengertian pemasaran jasa menurut para ahli berbeda-beda. Pengertian jasa menurut William J. Stanton yang dikutip dalam Buchari Alma (2007), pengertian jasa yang diuraikan dalam definisi berikut: “Services are those separately identifiable, essentially intangible activities that provide want – satisfaction, and that are not necessarily tied to the sale of a productor  another service. To produce a service may or not require the use of tangible goods. However, when such use is required, there’s no transfer of the title (permanent ownership) to these tangible goods”. Jasa adalah sesuatu yang dapat diidentifikasi secara terpisah tidak berwujud, ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan. Jasa dapat dihasilkan dengan menggunakan benda-benda berwujud atau tidak.
Valarie A. Zeithaml dan Mary Jo Bitner yang dikutip dalam Buchari Alma (2007) mengatakan Jasa adalah suatu kegiatan ekonomi yang outputnya bukan produk dikonsumsi bersamaan dengan waktu produksi dan memberikan nilai tambah (seperti kenikmatan, hiburan, santai, sehat) bersifat tidak berwujud.
Jasa pada dasarnya adalah seluruh aktivitas ekonomi dengan output selain produk dalam pengertian fisik, dikonsumsi dan diproduksi pada saat bersamaan, memberikan nilai tambah dan secara prinsip tidak berwujud bagi pembeli pertamanya.
Berdasarkan beberapa definisi di atas maka jasa pada dasarnya adalah sesuatu yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Suatu yang tidak berwujud, tetapi dapat memenuhi kebutuhan konsumen 
  2. Proses produksi jasa dapat menggunakan atau tidak menggunakan bantuan suatu produk fisik 
  3. Jasa tidak mengakibatkan peralihan hak atau kepemilikan 
  4. Terdapat interaksi antara penyedia jasa dengan pengguna jasa.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar