Pengertian Lingkungan Keluarga

Pengertian lingkungan keluarga berasal dari dua kata, yaitu lingkungan dan keluarga. J. P. Chaplin (Syamsu Yusuf, 2000) mengemukakan bahwa “lingkungan merupakan keseluruhan aspek atau fenomena fisik atau sosial yang mempengaruhi perkembangan individu. Sementara, Joe Kathena (Syamsu Yusuf, 2000) mengemukakan bahwa “lingkungan merupakan segala sesuatu yang berada di luar individu yang meliputi fisik dan sosial budaya”. Lingkungan ini merupakan sumber seluruh informasi yang diterima individu melalui alat inderanya yaitu penglihatan, penciuman, pendengaran, dan rasa.
Lingkungan yang mempengaruhi perkembangan individu yaitu lingkungan keluarga, sekolah, kelompok sebaya (peer group), dan masyarakat. Lingkungan pertama yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan individu adalah lingkungan keluarga.
Sudardja Adiwikarya, Sigelman dan Shaffer (Syamsu Yusuf, 2000) berpendapat bahwa “keluarga merupakan unit terkecil yang bersifat universal, artinya terdapat pada setiap masyarakat di dunia (universe) atau suatu sistem sosial yang terpancang (terbentuk) dalam sistem sosial yang lebih besar”.
Hal tersebut hampir senada dengan pendapat Vebrianto (Sadjaah, 2002) yang mengemukakan bahwa “keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat memiliki nuclear family maupun extended family, yang secara nyata mendidik kepribadian seseorang dan mewariskan nilai-nilai budaya melalui interaksi sesame anggota dalam mencapai tujuan”.
Sedangkan F. J. Brown (Syamsu Yusuf, 2000) mengemukakan bahwa “ditinjau dari sudut sosiologis, keluarga dapat diartikan menjadi dua macam, yaitu:
  1. Dalam arti luas, keluarga meliputi semua pihak yang ada hubungan darah atau keturunan yang dapat dibandingkan dengan clan atau marga 
  2. Dalam arti sempit keluarga meliputi orang tua dan anak”.
Dari semua pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang terdapat dalam masyarakat di dunia yang memiliki peranan penting dalam upaya mendidik seorang anak serta memiliki keluarga batih (nuclear family) maupun keluarga luas (extended family) yang ditandai dengan adanya hubungan darah atau satu garis keturunan. Keluarga batih adalah keluarga terkecil yang terdiri atas ayah, ibu dan anak, sedangkan keluarga luas adalah keluarga yang terdiri atas beberapa keluarga batih.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar