Sasaran Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan

Sasaran evaluasi pendidikan dan pelatihan adalah mencakup peserta, program penggunaan personil, organisasi penyelenggara, sarana dan prasarana, biaya tamatan, partisipasi pelanggan dan masayarakat (Soebagio Atmodiwirio, 2005).
Evaluasi terhadap peserta
Evaluasi dilaksanakan terhadap peserta selama mengikuti diklat dalam bidang akademiknya yang meliputi kegiatan-kegiatan selama dalam kelas ( proses belajar-mengajar di kelas), diskusi, seminar, praktek kerja lapangan, penulisan kertas kerja.
Di samping aspek akademik dievaluasi juga aspek sikap peserta.
Aspek akademik (penguasaan materi)
Menurut Soebagio Atmodiwirio (2005) aspek akademik (penguasaan materi) aspek yang dinilai meliputi:
  • Pemahaman materi 
  • Komunikasi lisan 
  • Penganalisaan teoritis dan pemecahan masalah 
  • Komunikasi tertulis.
Dalam praktek evaluasi dapat dikategorikan dalam:
  • Ujian, terdiri dari ujiam kognitif dan ujian komprehensif 
  • Penulisan kertas kerja, aspek yang dinilai adalah penguasaan materi, analisis, dan teknik penulisan
Aspek sikap dan perilaku
Menurut Soebagio Atmodiwirio (2005) aspek sikap dan perilaku yang dinilai meliputi:
Disiplin
Disiplin, adalah ketaatan dan kepatuhan peserta tehadap seluruh ketentuan yang ditetapkan. Indikatornya adalah:
  • Kehadiran 
  • Ketepatan hadir di kelas 
  • Ketepatan penyelesaian tugas-tugas 
  • Berpakaian rapi sesuai dengan ketentuan yang ditentukan
Kepemimpinan
Kepemimpinan, kemampuan memotivasi dan menggerakan peserta lainnya meyakinkan orang lain, mempertahankan pendapat, dan mengatasi ketegangan yang mungkin ada indikatornya adalah:
  • Obyektif dan tegas dalam mengambil keputusan 
  • Membela kepentingan bersama sesuai dengan ketentuan dan berlaku 
  • Bertanggung jawab 
  • Memberi contoh yang dapat diteladani seperti sabar, komunikatif, ksatria, adil, jujur, tekun, tegas dan sosial.
Kerjasama
Kerjasama, adalah kemampuan untuk menyelesaikan tugas secara bersama-sama indikatornya adalah:
  • Menyelesaikan tugas bersama dengan orang lain melalui musyawarah dan mufakat 
  • Membinan keutuhan dan kelompok dan kekompakan kelompok 
  • Tidak mendikte atau mendominasi kelompok 
  • Mau menerima penadapt orang lain.
Prakarsa
Prakarsa, kemampuan untuk mengajukan gagasabn yang bermanfaat bagi kepentingan kelompok atau kepentingan yang lebih luas. Indikatornya adalah:
  • Berperilaku positif untuk kelancaran diklat atau membuat situasi diklat lebih menggairahkan 
  • Mampu mengajukan saran-saran yang nyata baik yang menyangkut materi diklat maupun yang menyangkut kelancaran pelaksanaan diklat 
  • Dapat menyampaikan gagasan baru yang bermanfaat 
  • Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dan tidak bersifat menguji atau memojokan orang lain. 
  •  Dapat mengendalikan diri sesuai dengan wajtu, situasi dan lingkungan.
Evaluasi terhadap instruktur
Evaluasi ini dilaksanakan oleh peserta setelah seorang instruktur selesai menyajikan bahan/materi pelajaran yang meliputi tanggung jawabnya.
Menurut Soebagio Atmodiwirio (2005) Unsur-unsur yang dinilai adalah:
  1. Penguasaan materi 
  2. Sistamatik penyajian 
  3. Kemampuan menyajikan materi 
  4. Ketepatan waktu hadir di kelas 
  5. Penggunaan metode mengajar dan alat bantu mengajar 
  6. Sikap dan perilaku 
  7. Cara menjawab pertanyaan dari peserta 
  8. Penggunaan bahasa 
  9. Pemberian motivasi belajar kepada peserta 
  10. Pencapaian tujuan pembelajaran 
  11. Daya simpatik, gaya dan sikap terhadap peserta 
  12. Cara berpakaian 
  13. Kerjasama antara instruktur jika pembelajaran dilakukan oleh tim.
Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk memperbaiki kinerja seorang instruktur/pengajar supaya lebih baik lagi sehingga tujuan yang telah direncanakan bisa tercapai dengan efektif dan efisien.
Evaluasi terhadap panitia/penyelenggara
Evaluasi ini dilaksanakan oleh peserta terhadap pelaksanaan diklat termasuk unsur-unsur administrasi dan program akademiknya.
Menurut Soebagio Atmodiwirio (2005) unsur-unsur yang dinilai adalah:
  1. Tujuan diklat 
  2. Relevansi program diklat dengan tugas 
  3. Manfaat tiap mata pelajaran bagi pelaksanaan tugas
  4. Manfaat diklat bagi peserta sendiri dan organisasi/unit kerjanya 
  5. Mekanisme pelaksanaan diklat 
  6. Hubungan peserta dengan pelaksana diklat 
  7. Pelayanan panitia/sekretariat terhadap peserta 
  8. Pelayanan akomodasi 
  9. Pelayanan konsumsi 
  10. Pelayanan keshatan.
Tujuan evaluasi ini sebagian besar adalah untuk melakukan perubahan atau hal-hal yang tidak diinginkan oleh peserta pelatihan dan mengadakan atau melaksanakan harapan atau keinginan peserta pelatihan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar