Prinsip Umum Evaluasi

Terdapat beberapa prinsip umum evaluasi. Pada dasarnya setiap pelatihan membutuhkan evaluasi untuk mengukur sejauh mana pendidikan dan pelatihan mencapai sasaran yang diinginkan.
Prinsip-prinsip umum evaluasi menurut Zienal Arifin (2009) antara lain adalah sebagai berikut:
Kontinuitas
Evaluasi harus dilakukan secara kontinu, karena proses pendidikan juga merupakan suatu proses yang berkelanjutan. Hasil evaluasi yang diperoleh pada suatu waktu harus senantiasa dihubungkan dengan hasil-hasil pada waktu sebelumnya, sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas dan berarti tentang perkembangan peserta didik.
Komprehensif
Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh pada suatu objek. Jika objek tersebut adalah peserta didik, maka secara keseluru han kepribadian peserta didik itu harus dievaluasi, baik yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor.
Adil dan Objektif
Evaluasi harus dilakukan secara adil dan objektif. Evaluasi harus didasarkan atas kenyataan (data dan fakta) yang sebenarnya buk an hasil manipulasi atau rekayasa.
Kooperatif
Pelaksanaan evaluasi harus melibatkan berbagai pihak yang terlibat dalam proses evaluasi tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar semua pihak merasa puas dengan hasil evaluasi, dan pihak-pihak tersebut merasa dihargai.
Praktis
Alat evaluasi harus praktis dengan kata lain mudah digunakan baik oleh perancang alat evaluasi maupun orang lain yang akan menggunakan alat evaluasi tersebut.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar