Tujuan Promosi

Tujuan promosi adalah untuk mempengaruhi suatu konsumen dalam mengambil keputusan untuk meningkatkan volume penjualan, di segi lain ada juga dari promosi yaitu menjual suatu barang atau jasa. Dalam promosi kita tidak hanya sekedar berkomunikasi ataupun menyampaikan informasi, tetapi juga menginginkan komunikasi yang mampu menciptakan suasana/keadaan dimana para pelanggan bersedia memilih dan memiliki produk.  Dengan demikian promosi yang akan dilakukan haruslah selalu berdasarkan atas beberapa hal sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai. 
Menurut Tjiptono (2000) tujuan promosi diantaranya adalah:
  1. Menumbuhkan persepsi pelanggan terhadap suatu kebutuhan (category need). 
  2. Memperkenalkan dan memberikan pemahaman tentang suatu produk kepada konsumen (brand awareness). 
  3. Mendorong pemilihan terhadap suatu produk (brand attitude). 
  4. Membujuk pelanggan untuk membeli suatu produk (brand puchase intention).  
  5. Mengimbangi kelemahan unsur bauran pemasaran lain (puchase facilitation).  
  6. Menanamkan citra produk dan perusahaan (positioning).
Menurut Goh (2003), tujuan promosi secara sederhana bisa dipersempit menjadi tiga jenis tujuan:
  1. Memberikan informasi pelanggan tentang produk atau fitur baru seperti menciptakan kebutuhan. 
  2. Mempengaruhi pelanggan untuk membeli merek orang lain 
  3. Mengingatkan pelanggan tentang merek, yang termasuk memperkuat penetapan ancangan merek 
Menurut Basu Swastha dan Irawan (2001) mengemukakan tujuan promosi adalah:
  1. Modifikasi tingkah laku 
  2. Memberitahu  
  3. Membujuk 
  4. Mengingatkan 
Untuk lebih jelasnya, tujuan promosi dapat dijabarkan sebagai berikut:
Modifikasi tingkah laku 
Kegiatan promosi yang dilakukan sebagai usaha untuk merubah tingkah laku yang sudah ada.  Penjualan akan selalu berusaha memberikan kesan baik pada produk yang dijualnya.
Memberitahu 
Kegiatan promosi ditujukan untuk memberitahukan pasar yang dituju tentang penawaran perusahaan. Promosi yang bersifat informasi umumnya lebih sesuai dilakukan pada tahap-tahap awal di dalam siklus kehidupan produk.  Kiranya hal ini merupakan masalah penting untuk meningkatkan permintaan.  Sebagai orang tidak akan membeli barang atau jasa sebelun mereka mengetahui produk tersebut dan apa faedahnya. Promosi yang bersifat memberitahukan penting bagi konsumen karena dapat membantu pengambilan keputusan untuk membeli.
Membujuk 
Promosi yang bersifat membujuk kurang disenangi orang namun kenyataannya sekarang ini banyak yang muncul adalah promosi yang bersifat membujuk.  Promosi seperti ini diarahkan untuk mendorong pembelian. Sering perusahaan tidak ingin meperoleh tanggapan secepatnya tetapi lebih mengutamakan untuk menciptakan kesan positif.  Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan pengaruh dalam waktu yang lama terhadap perilaku pembeli. 
Mengingatkan 
Promosi yang bersifat mengingatkan, dilakukan untuk mempertahankan merk produk di hati masyarakat dan perlu dilakukan selama tahap kedewasaan di dalam siklus kehidupan produk.  Ini berarti hak perusahaan berusaha untuk paling tidak mempertahankan pembeli yang ada.  Jadi secara singkat promosi berkaitan dengan upaya bagaimana orang dapat mengenal produk perusahaan, lalu memahaminya berubah sikap, menyukai, dan yakin untuk membeli.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar