Pengobatan Leukemia

Penanganan dan pengobatan leukemia meliputi dua cara, yaitu penanganan dan pengobatan secara kuratif dan suportif. Penanganan suportif meliputi pengobatan penyakit lain yang menyertai leukemia dan pengobatan komplikasi antara lain berupa pemberian transfusi darah/trombosit, pemberian antibiotik, pemberian obat untuk meningkatkan granulosit, obat anti jamur, pemberian nutrisi yang baik, dan pendekatan aspek psikososial. Terapi kuratif/spesifik bertujuan untuk menyembuhkan leukemianya berupa kemoterapi yang meliputi induksi remisi, intensifikasi, profilaksis susunan saraf pusat dan rumatan (Permono, dkk, 2005).
Ada empat bentuk umum treatment yang diberikan pada penderita leukemia (Gunz & Henderson, 1983), yaitu:  
  1. Chemotherapy, kebanyakan pasien-pasien dengan leukemia menerima kemoterapi. Tipe perawatan kanker ini menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel leukemia. Tergantung pada tipe dari leukemia, pasien mungkin menerima suatu obat tunggal atau suatu kombinasi dari dua atau lebih obat-obat. 
  2. Immunotherapy, dimana treatment-nya telah dievaluasi dan memiliki kesuksesan yang paling banyak. Tipe perawatan ini memperbaiki pertahanan- pertahanan alami tubuh terhadap kanker. Terapi diberikan dengan suntikan kedalam suatu vena. 
  3. Stem cell transplantation, beberapa pasien leukemia melakukan transplantasi sel induk. Pencangkokan sel induk dilakukan dengan memberikan pasien perawatan dengan dosis obat-obatan yang tinggi, radiasi, atau kedua-duanya. Dosis-dosis yang tinggi menghancurkan sel-sel leukemia dan sel-sel darah normal didalam sumsum tulang. Kemudian, pasien menerima sel-sel induk yang sehat melalui suatu tabung yang lentur yang ditempatkan didalam suatu vena yang besar pada leher atau area dada. Sel-sel darah baru berkembang dari sel-sel induk yang dicangkokan. 
  4. Radiotherapy. Terapi radiasi menggunakan sinar-sinar bertenaga tinggi untuk membunuh sel-sel leukemia. Untuk kebanyakan pasien-pasien, radiasi diarahkan pada limpa, otak, atau bagian-bagian lain dari tubuh dimana sel-sel leukemia telah berkumpul. 
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar