Manfaat Pasar Modal

Manfaat pasar modal sangat besar. Beberapa manfaat pasar modal antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi sumber dana secara optimal. 
  2. Memberikan wahana investasi bagi pemodal sekaligus memungkinkan upaya diversifikasi. 
  3. Menyediakan leading indicator bagi trend ekonomi negara. 
  4. Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah. 
  5. Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme, menciptakan iklim berusaha yang sehat. 
  6. Menciptakan lapangan kerja / profesi yang menarik. 
  7. Memberikan kesempatan memiliki perusahaan yang sehat dan mempunyai prospek. (Darmadji, 2001).
Pasar modal dipandang sebagai suatu sarana yang efektif untuk mempercepat pembangunan suatu negara, disamping itu pasar modal menjadi alternative penghimpun dana selain sistem perbankan. Manfaat pasar modal bisa dirasakan baik oleh pemodal, emiten pemerintah maupun lembaga penunjang, antara lain.
Manfaat pasar modal bagi emiten, yaitu:
  1. Jumlah dana yang dapat dihimpun bisa berjumlah besar. 
  2. Dana tersebut dapat diterima sekaligus pada saat pasar perdana selesai. 
  3. Tidak ada “convenant” sehingga manajemen dapat lebih bebas dalam pengelolaan dana perusahaan. 
  4. Solvabilitas perusahaan tinggi sehingga memperbaiki citra perusahaan. 
  5. Ketergantungan emiten terhadap bank menjadi kecil. 
  6. Cash flow hasil penjualan saham biasanya lebih besar dari harga nominal perusahaan. 
  7. Tidak ada financial yang tetap. 
  8. Jangka waktu penggunaan dana tidak terbatas. 
  9. Tidak dikaitkan dengan kekayaan penjamin tertentu. 
  10. Profesionalisme dalam manajemen meningkat.
Sedangkan manfaat pasar modal bagi pemodal adalah sebagai berikut:
  1. Nilai investasi berkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi.  
  2. Memperoleh deviden bagi mereka yang memiliki / memegang saham dan bunga tetap atau bunga yang mengambang bagi pemegang obligasi. 
  3. Mempunyai hak suara dalam RUPS bagi pemegang saham, mempunyai hak suara dalam RUPO bila diadakan bagi pemegang obligasi. 
  4. Dapat dengan mudah mengganti instrument investasi, misal dari saham A ke saham B sehingga dapat meningkatkan keuntungan atau mengurangi risiko. 
  5. Dapat sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrument yang mengurangi risiko.
Manfaat pasar modal bagi lembaga penunjang, yaitu:
  1. Menuju kea rah professional di dalam memberikan pelayanannya sesuai dengan bidang tugas masing-masing. 
  2. Sebagai pembentuk harga dalam bursa paralel. 
  3. Semakin memberi variasi pada jenis lembaga penunjang. 
  4. Likuiditas efek semakin tinggi.
Sedangkan manfaat pasar modal bagi pemerintah yaitu:
  1. Mendorong laju pertumbuhan 
  2. Mendorong investasi. 
  3. Penciptaan lapangan kerja. 
  4. Memperkecil Debt Service Ratio (DSR) 
  5. Mengurangi beban anggaran bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar