Komponen Health Belief Model

Terdapat Beberapa komponen health belief model. Becker & Rosenstock (dalam Sarafino, 2006) menyatakan ada dua komponen health belief model, yaitu sebagai berikut:
Perceived Threath
Perceived threat adalah penilaian individu mengenai ancaman yang dirasakan yang berkaitan dengan masalah kesehatan.
Ada tiga faktor yang mempengaruhi perceived threat yaitu:
  1. Perceived seriousness of the health problem. Individu mempertimbangkan seberapa parah konsekuensi organik dan sosial yang akan terjadi jika terus membiarkan masalah kesehatan yang dialami berkembang tanpa diberi penanganan dari praktisi kesehatan. Semakin individu percaya bahwa suatu konsekuensi yang terjadi akan semakin memburuk, maka mereka akan merasakan hal tersebut sebagai ancaman dan mengambil tindakan preventif. 
  2. Perceived suspectibility to the health problem . Individu akan mengevaluasi kemungkinan masalah-masalah kesehatan lain yang akan berkembang. Semakin individu mempersepsikan bahwa penyakit yang dialami beresiko, maka akan membuat individu itu mempersepsikannya sebagai ancaman dan melakukan tindakan pengobatan. 
  3. Cues to action. Peringatan mengenai masalah kesehatan yang berpotensi dapat meningkatkan kecenderungan individu untuk mempersepsikannya sebagai ancaman dan melakukan tindakan. Cues to action meliputi berbagai macam bentuk seperti iklan layanan masyarakat tentang bahaya merokok, artikel di koran, dan lain-lain. 
Perceived benefits and barriers
Perceived benefits and barriers berkaitan dengan keuntungan dan hambatan yang diperoleh individu ketika melakukan tindakan preventif tertentu. Dalam perceived benefits, individu menilai bahwa dia akan memperoleh keuntungan ketika smemperoleh layanan kesehatan tertentu, misalnya semakin sehat dan dapat mengurangi resiko yang dirasakan, sedangkan perceived barriers yaitu individu merasakan hambatan ketika memperoleh layanan kesehatan tertentu misalnya dalam hal pertimbangan biaya, konsekuensi psikologis (misalnya, takut dikatakan semakin tua jika melakukan cek-up), pertimbangan fisik (misalnya, jarak rumah sakit yang jauh sehingga sulit untuk mencapainya.
Sum dilihat sebagai keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi hambatan yang akan diterima. Sum yaitu sejauh mana tindakan yang diambil akan mendatangkan keuntungan dibandingkan jika tidak melakukannya. 
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar