Jenis-Jenis Commuter Marriage

Terdapat beberapa jenis commuter marriage. Menurut Harriett Gross (dalam marriage and family encyclopedia, 2009),  ada dua tipe dari pasangan commuter marriage, yaitu: 
  1. Pasangan adjusting, yaitu pasangan suami istri yang usia perkawinnanya cenderung lebih muda, menjalani commuter marriage di awal pernikahan, dan memiliki sedikit atau tidak ada anak.  
  2. Pasangan established, yaitu pasangan suami istri yang usia perkawinannya lebih tua, telah lama bersama dalam perkawinan dan memiliki anak yang sudah dewasa yang telah keluar dari rumah. 
Pasangan established cenderung lebih sedikit mengalami stress dalam commuter marriage daripada pasangan adjusting. Kondisi ini disebabkan oleh perbedaan dalam hal dominasi masalah perkawinan. Trust menjadi masalah yang lebih besar bagi pasangan adjusting, sementara mempertahankan kenikmatan dalam hubungan menjadi masalah utama pasangan established.
Dalam pernyataan diatas telah disebutkan bahwa pasangan adjusting lebih sering mengalami stress. Hal ini disebabkan karena mereka mengalami kecemasan yang lebih besar ketika mereka akan tinggal terpisah di kota yang berbeda, dan memandang bahwa keadaan tersebut akan membahayakan keutuhan perkawinan mereka. Begitu juga halnya dengan trust, yang menjadi masalah besar bagi pasangan adjusting. Hal ini disebabkan karena pasangan ini menjalani commuter marriage di tahap awal perkawinan, dimana diantara mereka belum tercipta keyakinan sepenuhnya. Akibatnya, timbul rasa takut kehilangan keintiman antara suami istri dalam menjalani rutinitas sehari-hari yang baru mereka jalani. 
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar