Unsur-unsur Berita

Terdapat beberapa unsur-unsur berita yang merupakan bagian-bagian yang harus ada dalam berita. Ada sejumlah unsur penting yang umumnya ada pada sebuah berita, seperti yang akan kita telah berikut ini (Wibowo, 1997):
  1. Baru, kebaruan adalah unsur penting dalam sebuah berita. Karena iu berita dalam bahasa Inggris disebut dengan news (berawal dari kata new yaitu baru). 
  2. Penting, unsur penting biasanya dimiliki oleh sebuah kejadian atau keadaan yang bernilai berita. Penting bisa dikaitkan dengan orang yang menyampaikan pernyataan, misalnya sebuah kebijakan baru yang di umumkan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono biasanya akan menjadi topik yang hangat dan dibicarakan oleh media massa dinegeri ini. 
  3. Relevan, relevan disini maksudnya adalah pemirsa merasa mendapatkan sesuatu yang berharga dari berita tersebut sehingga mereka bisa memiliki pemahaman mengenai hal yang diberitakan dan tahu bagaimana menyikapinya. 
  4. Mengandung kebenaran, unsur penting lainnya yang harus dimiliki oleh sebuah berita adalah unsur kebenaran. Artinya berita tersebut merupakan sebuah kejadian yang faktual, sesuatu yang betul-betul terjadi dan bukan fiksi, khalayan atau rekayasa dari si pembuat berita.
Permintaan akan berita berasal dari berbagai tempat yang terbesar. Permintaan tersebut berlangsung secara berkesinambungan dan pasti. Berita biasanya diberikan oleh pengirim tanpa tujuan apa-apa kecuali untuk memenuhi permintaan itu. Namun berita bisa saja berupa propaganda, informasi salah dan informasi yang menyimpang (distorsi) atau berita yang tidak informatif.
Unsur-unsur berita terdiri dari:
Gambar
Gambar merupakan unsur pertama dalam berita televisi. Gmabar itulah yang menjadi kekuatan berita televisi karena gambar itu berbicara bahkan kadang lebih berbicara dari pada naskah atau audio. Tetapi gambar berita televisi harus memiliki sejumlah unsur agar menjadi lebih menarik yakni:
Aktualitas
Gambar televisi harus mengandung unsur aktual, maksudnya gambar yang ditampilkan dalam berita harus aktual atau paling baru, kalau bisa gambar yang belum pernah ditayangkan oleh stasiun-stasiun televisi lain.
Sinkronisasi
Gambar berita televisi harus sinkron dengan peristiwa yang diinformasikan agar sesuai antara naskah dengan gambar.
Simbolis
Gambar simbolis bukan berarti gambar yang sesungguhnya tetapi hanya menggambarkan kejadian yang diberitakan. Ini terjadi karena gambar yang sesungguhnya sulit didapat. Sedangkan kalau berita itu sangat penting maka harus diusahakan untuk tayang walaupun gambar yang sinkron dan aktual tidak tersedia.
Ilustrasi
Ilustrasi ialah gambar yang dibuat atau reayasa berdasarkan suatu peristiwa yang memang terjadi, tetapi gambarnya yang aktual, sinkron dan simbolis tidak tersedia. Ilustrasi itu bisa berupa gambar hidup, animasi atau grafik.
Dokumentasi
Dokumentasi gambar adakalanya diperlukan kalau peristiwa itu sangat penting sementara tidak tersedia gambarnya yang yang aktual, sinkron dan simbolis. Dokumentasi gambar berita televisi ada beberapa macam seperti : dokumentasi peristiwa, dokumen simbolis, dokumentasi foto dan dokumentasi profil.
Estetika
Gambar berita televisi harus bersifat estetis supaya enak dipandang mata. Estetika itu meliputi komposisi, fokus dan warna, tetapi estetika gambar berita tidak mutlak. Dalam kondisi darurat unsur estetika dapat diabaikan.
Naskah
Naskah berita televisi sebagaimana berita pada umumnya juga harus memenuhi unsur berita 5W+1H (What, Who, Where, When, Why dan How). Dilihat dari bentuk penyajiannya naskah berita televisi terbagi dua (Idris, 1987) yaitu:
  1. Naskah reading adalah berita yang seluruh isinya mulai dari lead sampai tubuhnya dibaca oleh presenter. 
  2. Voice over ialah naskah berita yang leadnyadibaca presenter sedangkan tubuhnya di dubbling yaitu dibaca dengan direkam oleh orang lain, biasanya reporter atau siapapun yang suaranya cukup baik.
Audio / Suara
Audio tidak kalah pentingnya dibanding dengan naskah dan gambarnya namun jika tidak ada bunyi maka bisa jadi berita tersebut tidak jelas maksudnya.
Ada dua unsur audio dalam berita televisi yaitu:
  1. Atmosfir adalah suasana dari suatu peristiwa yang gambarnya diberitakan. Suatu atmosfir sangat penting menyertai suatu gambar karena tanpa atmosfir sebuah gambar akan kehilangan rohnya. 
  2. Narasi Audio adalah suatu operator, baik berdasarkan naskah dan suara sumber yang diwawancarai. Naskah ini sangat penting sebab kalau wartawan melaporkan suatu berita dengan susunan kata yang tidak jelas atau kacau maka beritanya akan kabur.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar