Strategi Self-Regulated Learning

Terapat beberapa strategi self-regulated learning yang dapat diterapkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Zimmerman dan Martinez-Pons (dalam Boerkarts, Pintrich, & Zeidner, 2000) ditemukan empat belas strategi self-regulated learning sebagai berikut:
  1. Evaluasi terhadap diri (self –evaluating). Merupakan inisiatif peserta didik dalam melakukan evaluasi terhadap kualitas dan kemajuan pekerjaannya. 
  2. Mengatur dan mengubah materi pelajaran (organizing and transforming). Peserta didik mengatur materi yang dipelajari dengan tujuan meningkatkan efektivitas proses belajar. Perilaku ini dapat bersifat covert dan overt. 
  3. Membuat rencana dan tujuan belajar (goal setting & planning). Strategi ini merupakan pengaturan peserta didik terhadap tugas, waktu dan menyelesaikan kegiatan yang berhubungan dengan tujuan tersebut. 
  4. Mencari informasi (seeking information). Peserta didik memiliki inisiatif untuk berusaha mencari informasi di luar sumber-sumber sosial ketika mengerjakan tugas. 
  5. Mencatat hal penting (keeping record & monitoring). Peserta didik berusaha mencatat hal-hal penting yang berhubungan dengan topik yang dipelajari. 
  6. Mengatur lingkungan belajar (environmental structuring). Peserta didik berusaha mengatur lingkungan belajar dengan cara tertentu sehingga membantu mereka untuk belajar dengan lebih baik. 
  7. Konsekuensi setelah mengerjakan tugas (self consequating). Peserta didik mengatur atau membayangkan reward dan punisment bila sukses atau gagal dalam mengerjakan tugas atau ujian. 
  8. Mengulang dan mengingat (rehearsing & memorizing). Peserta didik berusaha mengingat bahan bacaan dengan perilaku overt dan covert. 
  9. Meminta bantuan teman sebaya (seek peer assistance). Bila menghadapi masalah yang berhubungan dengan tugas yang sedang dikerjakan, peserta didik meminta bantuan teman sebaya. 
  10. Meminta bantuan guru/pengajar (seek teacher assistance). Bertanya kepada guru di dalam atau pun di luar jam belajar dengan tujuan untuk dapat membantu menyelesaikan tugas dengan baik. 
  11. Meminta bantuan orang dewasa (seek adult assistance). Meminta bantuan orang dewasa yang berada di dalam dan di luar lingkungan belajar bila ada yang tidak dimengerti yang berhubungan dengan pelajaran. 
  12. Mengulang tugas atau test sebelumnya (review test/work). Pertanyaan-pertanyaan ujian terdahulu mengenai topik tertentu dan tugas yang telah dikerjakan dijadikan sumber infoemasi untuk belajar. 
  13. Mengulang catatan (review notes). Sebelum mengikuti tujuan, peserta didik meninjau ulang catatan sehingga mengetahui topik apa saja yang akan di uji. 
  14. Mengulang buku pelajaran (review texts book). Membaca buku merupakan sumber informasi yang dijadikan pendukung catatan sebagai sarana belajar.
loading...
Share on :


Related post:


2 komentar:

tour muslim 2013 mengatakan...

thanks udah mau berbagi strateginya mas....

wisata halal mengatakan...

menarik gan artikelnya
thanks ya,,

Poskan Komentar