Pengertian Prokrastinasi

Pengertian prokrastinasi (procrastination) dalam literatur ilmiah psikologi diartikan sebagai perilaku yang tidak menghargai waktu. American College Dictionary (dalam Burka dan Yuen, 1983) menjelaskan tentang prokrastinasi sebagai menangguhkan suatu tindakan untuk melaksanakan suatu tugas yang akan dilaksanakan pada waktu atau hari lainnya. Menurut kamus American Heritage Dictionary of the English Language : Fourth Edition (2000), perilaku penundaan adalah tidak mengerjakan tugas, menunda atau membatalkan mengerjakan sesuatu. Pendapat ini sejalan dengan ulasan Ellis dan Knaus (dalam the procrastination work book, 2010) yang mendefinisikan prokrastinasi sebagai suatu kegagalan untuk memulai maupun menyelesaikan suatu pekerjaan atau aktivitas pada waktu yang telah ditentukan.
Solomon & Rothblum, 1984 (dalam Andrew J. Howell & David C. Watson, 2007) mengatakan bahwa prokrastinasi adalah suatu kecenderungan untuk menunda dalam memulai maupun menyelesaikan tugas secara menyeluruh untuk melakukan aktivitas lain yang tidak berguna, sehingga kinerja menjadi terhambat, tidak pernah menyelesaikan tugas tepat pada waktunya, serta sering terlambat dalam menghadiri pertemuan-pertemuan. Prokrastinasi juga merupakan kebiasaan atau dengan sengaja menunda dan karena suatu alasan tertentu dianggap sebagai perilaku yang patut dicela seperti kemalasan atau pengabaian tanggungjawab (Websters Third International Dictionary dalam Benard, 1992).
Ferrari, Johnson, dan Mc.Cown (dalam Yakub, 2000) menambahkan, bahwa prokrastinasi adalah perilaku menunda yang dilakukan oleh individu dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau tugas yang menyebabkan perasaan yang tidak nyaman. Solomon dan Rothblum, (1984) juga mengatakan bahwa suatu perilaku penundaan yang dilakukan oleh individu dapat dikatakan suatu prokrastinasi apabila perilaku penundaan itu dilakukan oleh individu pada tugas yang penting dan dilakukan berulang-ulang secara sengaja dan menimbulkan perasaan tidak nyaman pada diri individu.
Menurut Johnson dan Bloom (dalam steel, 2004) perilaku penundaan adalah perilaku menunda penyelesaian sebuah tugas karena perasaan tidak nyaman yang dialami individu. Steel (2004) mengemukakan bahwa perilaku penundaan adalah perilaku menunda suatu pekerjaan yang dilakukan dengan sengaja walaupun penundaan ini dapat membuat hasil yang tidak maksimal.
Menurut Ferrari et.al (1995) menyimpulkan bahwa pengertian prokrastinasi dapat dipandang dari berbagai sudut pandang yaitu 1).prokrastinasi adalah setiap perbuatan untuk menunda mengerjakan tugas tanpa mempermasalahkan tujuan dan alasan penundaan 2). Prokrastinasi sebagai suatu pola perilaku (kebiasaan) yang mengarah kepada trait, penundaan yang dilakukan sudah merupakan respon yang menetap seseorang dalam menghadapi tugas dan biasaanya disertai dengan keyakinan yang irrasional 3). Prokrastinasi sebagai suatu trait kepribadian, tidak hanya perilaku menunda tetapi melibatkan struktur mental yang saling terkait.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar