Pengertian Kompetisi

Sacks dan Krupat (1988) memberikan pengertian kompetisi sebagai suatu “usaha untuk melawan atau melebihi orang lain atau suatu organisasi”. Kompetisi mempunyai pengertian adanya persaingan antara perusahaan untuk mencapai pangsa pasar yang lebih besar. Kompetisi antara perusahaan dalam meperebutkan pelanggan akan menuju pada inovasi dan perbaikan produk yang pada akirnya pada harga yang lebi rendah sebuah perusahaan yang memimpin pasar dapat dikatakan sudah mencapai keunggulan kompetisi.
Kompetisi baik bagi perusahaan karena akan terus mendorong adanya inovasi ketekunan dan membangun semangat tim, sekalipun demikian tidak selamanya kompetisi selalu baik karena kita harus memastikan bahwa para pesaing perusahaan kita tidak mencuri pelanggan kita dalam pengertian sempit kompetisi memiliki pengertian perusahaan perusahaan berusaha sekuat tenaga untuk membuat pelanggan membeli produk mereka bukan produk pesaing oleh karena itu akan terdapat pihak yang menang dan yang kalah.
 Dalam pengertian luas sebagaimana sudah disebutkan diatas, kompetisi merupakan usaha organisasi bisnis dalam memperoleh pangsa pasar yang lebih besar dan lebih sukses dibangdingkan pesaingnya.
Menurut Hair, et al, (2001) dalam pendapatnya adalah Faktor ketiga yang mempengaruhi strategi pemasaran ialah kompetisi keberadaan pasar. Dalam era globalisasi, persaingan bisnis menjadi sangat tajam, baik di pasar domestik maupun di pasar internasional/global. Fenomena ini semakin menyadarkan para pengusaha untuk mencari pendekatan-pendekatan serta terobosan yang inovatif guna merebut pangsa pasar. Upaya yang dilakukan yakni mencoba untuk bersaing di pasar yang lebih luas, juga menentukan bagian pasar mana yang dapat dilayani dengan baik. Hal ini disebabkan konsumen yang bervariasi, baik dalam memenuhi kebutuhan dan kebiasaan mengkonsumsi barang dan jasa, mulai dari barang-barang kebutuhan sehari-hari, jasa perbankan, jasa transportasi hingga makanan. Disinilah para perusahaan berusaha mendistribusikan produk mereka ke berbagai wilayah belahan dunia. Dari kebutuhan tersebut, maka membuat arus perdagangan menjadi semakin ketat dan globalisasi pun terjadi. Karena adanya kemudahan akses perdagangan ke berbagai wilayah belahan dunia.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar