Obat Anti Parkinson

Obat anti Parkinson adalah obat-obatan yang dapat mengurangi efek penyakit Parkinson. Pengertian Penyakit parkinson atau penyakit gemetaran yang ditandai dengan gejala tremor, kaku otot  atau kekakuan anggota gerak, gangguan gaya berjalan (setapak demi setapak) bahkan dapat terjadi gangguan persepsi dan daya ingat merupakan penyakit yang tejadi akibat proses degenerasi yang progresif dari sel-sel otak (substansia nigra) sehingga menyebabkan terjadinya defisiensi neurotransmiter yaitu dopamin.
Gejala-gejala Parkinson dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  1. Gangguan motorik positif, misalnya  terjadi tremor dan rigiditas. Gangguan motorik negatif, misalnya terjadi  hipokinesia 
  2. Gejala vegetatif, seperti air liurdan  air mata berlebihan, muka pucat dan  kaku (mask   face) 
  3. Gangguan psikis, seperti berkurangnya kemampuan mengambil keputusan, merasa tertekan.
Penyebab penyakit parkinson:
  1. Idiopatik (tidak diketahui sebabnya) 
  2. Radang, trauma, aterosklerosis pada otak. 
  3. Efek samping obat psikofarmaka.
Penggunaan Obat Anti Parkinson
Meskipun pengobatan parkinson tidak dapat mencegah progresi penyakit, tetapi sangat memperbaiki kualitas dan harapan hidup kebanyakan pasien. Karena itu pemberian obat sebaiknya dimulai dengan dosis rendah dan ditingkatkan sedikit demi sedikit.
Penggolongan Obat Anti Parkinson
Berdasarkan cara kerjanya dibagi menjadi:
  1. Obat anti muskarinik, seperti triheksifenidil/benzheksol, digunakan pada pasien dengan gejala ringan dimana tremor adalah gejala yang dominan. 
  2. Obat anti dopaminergik, seperti levodopa, bromokriptin. Untuk penyakit parkinson idiopatik, obat pilihan utama adalah levodopa. 
  3. Obat anti dopamin antikolinergik, seperti amantadine. 
  4. Obat untuk tremor essensial, seperti haloperidol, klorpromazine, primidon dll.
Obat generik, indikasi, kontra indikasi dan efek samping:
Triheksifenidil
Mempunyai daya antikolinergik yang dapat memperbaiki tremor, tetapi kurang efektif terhadap akinesia dan kekakuan. Keluarnya liur yang berlebihan juga dipengaruhi secara baik olehnya. Dapat terjadi toleransi, kombinasi dengan levodopa sangat berguna .
Biperiden
Derivat yang terutama efektif terhadap akinesia dan kekakuan, kurang aktif tehadap tremor. Efek samping kurang-lebih sama
Indikasi: Parkinson, gangguan ekstrapiramidal karena obat.
Kontra indikasi: Retensi urine, glaukoma, tersumbatnya saluran cerna.
Efek samping: Gangguan lambung usus, mulut kering, gangguan penglihatan dan efek-efek sentral (gelisah, sulit tidur, halusinasi).
Sediaan: Trihexiphenidil (generik) tabl 2mg, 5mg
Levodopa
            Zat pelopor dopamin ini mudah memasuki cairan otak untuk diubah menjadi Dopamin.Levodopa terutama  efektif terhadap hipokinesia dan kekakuan, sedangkan terhadap tremor umumnya kurang efektif dibandingkan dengan antikolinergik. Efek samping mual dan muntah dapat dilawan dengan domperidom, antagonis dopamin yang secara selektif menduduki reseptor-reseptor dopamin di lambung.
Indikasi: Parkinsonisme bukan karena obat
Kontra indikasi: Glaukoma, penyakit psikiatri berat
Efek samping:   Anoreksia, mual,muntah, insomnia dll
Bromokriptin
            Bekerja sebagai antagonis dopamin, obat ini semula digunakan pada pasien-pasien parkinson hanya dimana erek-efek dopa berkurang setelah beberapa tahun dan efeknyapun menjadi lebih singkat, bersamaan dengan lebih seringnya terjadi efek samping.
Indikasi: Parkinsonisme (bukan karena obat)
Kontra indikasi:  -
Efek samping: Gangguan lambung usus, pada dosis tinggi halusinasi, gangguan psikomotor dan lain-lain
Amantadine
Obat anti influenza ini secara kebetulan ditemukan daya anti parkinsonnya. Khasiatnya menyerupai levodopa, tetapi jauh lebih lemah dan efeknya nampak setelah satu minggu. Mekanisme kerja melalui memperbanyak pelepasan Dopamin dari ujung-ujung saraf.
Efek samping lebih ringan dari levodopa , pada dosis biasa tidak sering terjadi antara lain mulut kering, gangguan penglihatan , hipotensi ortostatik, kadang-kadang terjadi udema mata kaki.
Spesialite antiparkinson.
NO
GENERIK
 DAGANG
 PABRIK
1
Trihexyphenidil
Artane
Lederle
2
Levodopa
Madopar
Roche
3
Bromocriptin Mesilate
Parlodel
Novartis
4
Selegiline
Jumex
Sanofi

loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar