Definisi Strategi Pembelajaran

Ada beberapa definisi strategi pembelajaran yang telah didefinisikan oleh para pakar, diantaranya yaitu Jenderal Karl Von Clausewitz, ia menyatakan bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk kepentingan perang. Sementara Antonie Henri Jomini, mendefinisikannya sebagai seni menyelenggarakan perang di atas peta dan meliputi seluruh kawasan operasi. Hampir senada dengan Antonie, Liddle Hart memaknainya sebagai seni mendistribusikan dan menggunakan sara-sarana militer untuk mencapai tujuan-tujuan politik.
Bertolak dari pengertian-pengertian di atas, strategi bisa disimpulkan memiliki dua hal, yaitu: (a) perencanaan tindakan secara sistematis, (b) implementasi perencanaan dalam tindakan dilapangan. Dan ujung dari penggunaan strategi adalah memenangkan pertempuran Berangkat dari konsep strategi tersebut di atas, maka strategi pembelajaran dapat didefinisikan sebagai pengetahuan tentang perencanaan dan penyelenggaraan pembelajaran.  isa juga dimaknai dengan seni untuk merencanakan dan menyelenggarakan pembelajaran yang meliputi seluruh komponen yang terkait dengan kegiatan pembelajaran.
Beberapa ahli pembelajaran memberikan beberapa pengertian tentang strategi pembelajaran, diantaranya, yaitu: Dick dan Carrey, menurut mereka strategi pembelajaran adalah semua komponen materi dan prosedur pembelajaran yang digunakan untuk membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Sedangkan menurut Hilda Taba, strategi pembelajaran adalah pola dan urutan tingkah laku guru untuk  menampung semua variabel-varibel pembelajaran secara sadar dan sistematis.
Raka Joni menyatakan istilah strategi banyak dipakai dalam banyak konteks dengan makna yang berbeda-beda. Dalam konteks pembelajaran, strategi pembelajaran adalah pola umum perbuatan guru murid di dalam perwujudan peristiwa pembelajaran. Memperhatikan beberapa pengertian strategi pembelajaran yang dikemukakan para ahli di atas, dapat dikatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan seperangkat tindakan guru untuk mewujudkan proses pembelajaran yang memudahkan siswa untuk mencapai tujuan belajarnya.
Cakupan tindakan tersebut meliputi:
  1. Setting (latar) pembelajaran. 
  2. Pengelolaan dan pengorganisasian bahan ajar. 
  3. Pengalokasian waktu. 
  4. Pengaturan pola aktifitas pembelajaran
  5.  Metode pembelajaran. 
  6. Pengaturan dalam pemanfaatan media pembelajaran. 
  7. Penerapan prinsip-prinsip pembelajaran. 
  8. pengembangan dan pengaturan iklim pembelajaran.
loading...
Share on :


Related post:


1 komentar:

Jefry mengatakan...

sesuatu yang mendasar dan sangat penting nih
nice share

Poskan Komentar