Trombosit Darah

Trombosit darah atau keeping-keping darah adalah sel darah yang dipakai tubuh dalam proses pembekuan saat tubuh mengalami luka terutama apabila luka tersebut tidak mampu ditutup oleh vasokonstriksi pembuluh darah.
Trombosit berasal dari sel darah yang tidak berinti yang dihasilkan oleh sumsum tulang dengan cara melepaskan diri (fragmentasi) dari sitoplasma sel induknya (megakariosit) melalui rangsangan suatu bahan stimulator humoral yang disebut trombopoetin, dimana kadarnya akan meningkat pada kasus trombositopenia.
Setiap megakariosit menghasilkan sekitar 4000 trombosit. Pada manusia, interval waktu dari deferiensiasi sel asal sampai dihasilkan trombosit adalah kurang lebih 10 hari. Bila kebutuhan hemopoesis atau ada rangsangan terhadap sumsum tulang maka produksi trombosit padat meningkat 7-8 kali. Trombosit yang baru dibentuk biasanya lebih besar dan memiliki kemampuan hemostasis yang lebih baik dari pada trombosit tua dalam sirkulasi.
Trombosit darah masuk aliran darah dan bersirkulasi selama 7-10 hari. Jumlah trombosit dalam darah normal antara 150 000 - 400 000/ mm3. Dalam keadaan normal, sepertiga dari jumlah trombosit yang bersirkulasi berada dalam limfa. Regulasi trombosit didarah tepi dibawah mekanisme control trombopoetin sehingga konsentrasi trombosit disirkulasi konstan. Bila jumlah trombosit menurun, tubuh akan mengeluarkan trombopoetin lebih banyak untuk merangsang trombopoesis (Hoffbrand A.V, dkk, 2005).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar