Pengukuran Kebahagiaan

Kebahagiaan adalah salah satu aspek psikologi yang dapat diukur. Pengukuran kebahagiaan dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik tertentu. Beragam teknik telah dikembangkan untuk mengukur kebahagiaan, antara lain dengan pertanyaan seperti “seberapa bahagiakah kamu sekarang?” atau “seberapa puaskah kamu dengan hidupmu?”. Biasanya responden akan memberikan kemungkinan jawaban dengan pilihan yang beragam pula (Carr, 2004).
Fordyce (1988) mengembangkan dua aitem untuk mengukur kebahagiaan. Yang pertama, umumnya bagaimana kebahagiaan dan ketidakbahagiaan yang dirasakan, yang kedua, rata-rata seberapa sering seseorang merasakan kebahagiaan.
Banyak skala kebahagiaan yang mempunyai realibilitas dan validitas yang baik. Salah satunya adalah 5 aitem satisfaction with life scale yang dikemukakan oleh Diener et al (1985). Untuk mengukur kebahagiaan pada lansia ini digunakan satisfaction with life scale. Alat ini telah memiliki realibilitas dan validitas yang baik (Diener, dalam Carr, 2004).
Satisfaction with life scale merupakan skala hasil penelitian yang dilakukan oleh Diener pada tahun 1985 kepada 176 mahasiswa di Universitas Illinois yang menghasilkan mean skor yaitu 23,5 dengan standard deviasi 6,43 serta koefisien alpha sebesar 0,87. Masing-masing skor yaitu dari 1 sampai tujuh sehingga menghasilkan nilai 5 untuk katagori low satisfaction dan nilai 35 untuk katagori high satisfaction.
Diener (1985) menyatakan bahwa happiness atau kebahagiaan mempunyai makna yang sama dengan subjective wellbeing dimana subjective wellbeing terbagi atas dua komponen didalamnya.
Kedua komponen tersebut adalah:
  1. Komponen afektif yaitu menggambarkan pengalaman emosi dari kesenangan, kegembiraan dan emosi. Ditambahkan lagi oleh Diener (1985) bahwa komponen afektif ini terbagi lagi atas afek positif dan afek negatif. 
  2. Komponen kognitif yaitu kepuasan hidup dan dengan domain kehidupan lainnya.
Dari hasil penelitian tersebut, setelah dilakukan pengolahan data secara statistik ditemukan bahwa hanya pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan kepuasan hidup yang dipakai sedangkan pernyataan yang berhubungan dengan pernyataan-pernyataan afek positif dan afek negative dieliminasi. Terdapat 10 aitem yang berhubungan dengan satisfaction with life, dikarenakan beberapa diantara aitem ini hampir mempunyai makna yang sama sehingga Diener (1985) menghapus lima aitem diantaranya dan selanjutnya memakai lima aitem yang tersisa.
Kelima pernyataan aitem tersebut adalah:
  1. In most ways my life is close to my ideal 
  2. The conditions of my life are excellent 
  3. I am satisfied with my life 
  4. So far I have got the important things I want in life 
  5. If I could live my life over I would change almost nothing
Isi dari kelima pernyataan inilah setelah diterjemahkan dan diadaptasi akan dipakai peneliti untuk mengukur gambaran kebahagiaan pada Lansia.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar