Obat Antiinflamasi

Obat-obat antiinflamasi adaah golongan obat yang memiliki aktivitas menekan atau mengurangi peradangan. Aktivitas ini dapat dicapai melalui berbagai cara, yaitu menghambat pembentukan mediator radang prostaglandin, menghambat migrasi sel-sel leukosit ke daerah radang maupun menghambat pelepasan prostaglandin dari sel-sel tempat pembentukannya. 
Berdasarkan mekanisme kerjanya, obat-obat antiinflamasi dibagi menjadi dua golongan utama yaitu golongan steroida dan non-steroida (Katzung, 2002).
Obat Antiinflamasi dari Golongan Steroid (Glukokortikoida) 
Efek antiinflamasi golongan steroid (glukokortikoid) berhubungan dengan kemampuan untuk merangsang biosintesis protein lipomodulin, yang dapat menghambat kerja enzimatik fosfolipase A2 sehingga mencegah pelepasan mediator seperti asam arakhidonat dan metabolitnya seperti prostaglandin (PG), leukotrien (LT), tromboksan dan prostasiklin. Glukokortikoid dapat memblok jalur siklooksigenase dan lipooksigenase, sedangkan AINS hanya memblok enzim siklooksigenase. Contoh senyawa yang termasuk dalam kelompok ini adalah kortison, hidrokortison, deksametason, prednison dan sebagainya (Kee dan Evelyn, 1996).
Obat Antiinflamasi Non-Steroida (AINS) 
AINS merupakan kelompok obat-obat yang bekerja dengan aktivitas menghambat enzim siklooksigenase sehingga konversi asam arakhidonat menjadi prostaglandin menjadi terganggu. AINS cocok digunakan untuk mengurangi pembengkakan, nyeri dan kekakuan sendi  (Kee dan Evelyn, 1996).
Contoh senyawa yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
  1. Turunan asam salisilat, contoh: aspirin, diflusinal, sulfasalazin, olsalazin 
  2. Turunan para-aminofenol, contoh: asetaminofen 
  3. Indol dan asam indene asetat, contoh: indometasin, sulindak, etodolak 
  4. Asam heteroalil asetat, contoh: tolmetin, diklofenak, ketorolak 
  5. Asam arilpropionat, contoh: ibuprofen, naproksen, feniprofen, ketoprofen 
  6. Asam antranilat (fenamat), contoh: asam mefenamat, asam meklofenamat 
  7. Asam enolat, contoh: oksikam (piroksikam, tenoksikam), pirazolidin (fenilbutazon, oksifentatrazon) (Foye, 1996).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar