Kebutuhan Fe pada Ibu Hamil

Kebutuhan Fe pada ibu hamil sangat memegang peranan penting. Fe merupakan mineral mikro yang paling banyak terdapat dalam tubuh, yaitu sebanyak 3-5 gram di dalam tubuh manusia dewasa. Fe sangat dibutuhkan oleh tenaga kerja untuk menunjang aktifitas kerjanya.
Kebutuhan Fe di dalam tubuh berperan sebagai alat angkut oksigen dari paru- paru ke jaringan, sebagai alat angkut elektron pada metabolisme energi, sebagai bagian dari enzim pembentuk kekebalan tubuh dan sebagai pelarut obat- obatan. Menurut Waryana (2010).
Faktor- faktor yang mempengaruhi absorpsi Fe yaitu:
Bentuk Fe
Besi Hem yang merupakan bagian dari hemoglobin dan mioglobin yang terdapat dalam daging hewan dapat diserap dua kali lipat daripada besi-nonhem yang berasal dari makanan nabati.
Asam organik
Vitamin C dan asam sitrat sangat membantu penyerapan besi- nonhem dengan merubah bentuk feri menjadi fero.
Asam fitat, asam oksalat dan tannin
Ketiga jenis zat tersebut dapat mengikat Fe sehingga menghambat penyerapannya. Namun pengaruh negatif ini dapat dikurangi dengan mengkonsumsi vitamin C.
Tingkat keasaman lambung
Keasaman lambung dapat meningkatkan daya larut besi.
 Kebutuhan tubuh
Jika tubuh kekurangan Fe atau kebutuhan meningkat maka penyerapannya juga akan meningkat. Maka ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi zat besi sebanyak 60-100mg/hari (Nestle).
Dosis suplementatif yang dianjurkan dalam satu hari adalah dua tablet (satu tablet mengandung 60mg Fe dan 200µg asam folat). Pemberian sebanyak 30 gram zat besi tiga kali sehari akan meningkatkan kadar hemoglobin paling sedikit sebesar 0,3g/dl/minggu atau 10 hari (Arisman,2004).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar