Ciri-Ciri Masa Dewasa Dini

Terdapat beberapa ciri-ciri masa dewasa dini. Hurlock (1999) mengemukakan ciri-ciri masa dewasa dini, yaitu:
Masa pengaturan
Pada masa ini terdapat istilah settle down dimana seseorang pada masa dewasa dini mengurangi kebebasannya dan menerima tanggung jawab sebagai orang dewasa.
Masa reproduktif
Seseorang pada masa dewasa dini setelah mereka menikah mereka kemudian akan mempersiapkan diri untuk berperan sebagai orang tua.
Masa bermasalah
Mereka dituntut untuk mandiri dalam hal penyelesaian masalah baik itu penyesuaian terhadap perkawinan, peran sebagai orang tua, dan karir.
Masa ketegangan emosional
Ketidakmampuan mengatasi masalah utama dalam kehidupan akan menimbulkan perasaan resah dan terganggu secara emosional.
Masa keterasingan sosial
Pola kehidupan orang dewasa seperti karir, rumah tangga menyebabkan hubungan dengan kelompok sebaya menjadi renggang dan akan menimbulkan keterpencilan sosial. Hal ini sesuai dengan apa yang disebut oleh Erikson (dalam Hurlock, 1999) sebagai krisis keterasingan.
Masa komitmen
Perubahan tanggung jawab terhadap pola hidup baru, tanggung jawab baru dan komitmen baru akan menjadi landasan komitmen di kemudian hari.
Masa ketergantungan
Hal ini terjadi terutama dalam bidang ekonomi, masih tergantung kepada orang tua, lembaga pendidikan yang memberi beasiswa, ataupun lembaga pemerintah yang memberikan pinjaman biaya pendidikan.
Masa perubahan nilai
Nilai pada masa kanak-kanak dan remaja berubah menurut kacamata orang dewasa. Hal ini dikarenakan pengalaman dan hubungan sosial yang luas.
Masa penyesuaian diri dengan cara hidup baru
Masa dewasa dini merupakan periode yang paling banyak menghadapi perubahan. Gaya-gaya hidup baru yang paling menonjol yaitu berada pada peran orang tua dan perkawinan. Persiapan gaya hidup baru jarang sekali dilakukan sebelumnya baik itu di pendidikan maupun di rumah. Demikian pula orang-orang muda masa kini jarang sekali dipersiapkan agar mampu memikul tanggung jawab sebagai orang tua dan pencari nafkah di luar rumah.
Masa kreatif
Bentuk kreatifitas tergantung pada minat dan kemampuan individual disalurkan melalui hobi atau pekerjaan. Meskupun demikian, kesempatan ini banyak terhalang karena tugas-tugas rumah tangga dan pengasuhan anak.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar