Tahap-tahap Menopause

Menopause dapat dibagi kedalam beberapa tahap. Tahap-tahap menopause menurut Manuaba (2005) di bagi dalam beberapa tahapan yaitu sebagai berikut:
Pre menopause (klimakterium
Pada fase ini seorang wanita akan mengalami kekacauan pola menstruasi,terjadi perubahan psikologis/ kejiwaan, terjadi perubahan fisik.  Berlangsung selama antara 4- 5 tahun pada usia 48-55 tahun. 
Fase menopause
Terhentinya menstruasi. Perubahan dan keluhan psikologis dan fisik makin menonjol, berlangsung sekitar 3-4 tahun pada usia antara 56-60 tahun. 
Fase pasca menopause (senium)
Terjadi pada usia diatas 60 – 65 tahun. Wanita bera daptasi terhadap perubahan psikologis dan fisik, keluhan makin berkurang. 
Perubahan yang terjadi saat Menopause  Menurut Purwoastuti (2008), adalah:
  1. Perubahan Organ Reproduksi --- Akibat berhentinya haid, berbagai organ reproduksi akan mengalami perubahan. 
  2. Perubahan Hormon --- Sesuatu yang berlebihan atau kurang, tentu mengakibatkan timbulnya suatu reaksi pada kondisi menopause reaksi yang nyata adalah perubahan hormon estrogen yang menjadi berkurang. Meski perubahan terjadi juga pada hormon lainnya, seperti progesteron, tetapi perubahan yang mempengaruhi langsung kondisi fisik tubuh maupun organ reproduksi, juga psikis adalah perubahan hormon estrogen. Menurunnya kadar hormon ini menyebabkan  terjadi perubahan haid menjadi sedikit, jarang, bahkan siklus haidnya mulai terganggu, hal ini disebabkan tidak tumbuhnya selaput lendir rahim akibat rendahnya hormon estrogen. 
  3. Perubahan Fisik --- Akibat perubahan organ reproduksi maupun hormon tubuh pada saat menopause mempengaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang wanita, keadaan ini berupa keluhan ketidaknyamanan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari. 
  4. Perubahan Emosi --- Selain fisik perubahan psikis juga sangat mempengaruhi kualitas hidup seorang wanita dalam menjalani masa menopause sangat tergantung pada masing-masing individu, pengaruh ini sangat tergantung pada pandangan masing-masing wanita terhadap menopause, termasuk pengetahuannya tentang menopause.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar