Dampak Perceraian Bagi Anak

Dampak perceraian bagi anak sangat berpengaruh. Perceraian bagi anak akan mempengaruhi perkembangan kepribadiannya dikemudian hari. Walaupun demikian, perceraian adalah sesuatu yang bersifat positif, jika konflik orang tuanya tidak kunjung usai. Artinya anak dapat keluar dari konflik tersebut. Tetapi kedua masalah ini (konflik dan perceraian) memberikan bekas psikologis yang mendalam bagi anak, sehingga berdampak bagi perkembangan dan konsep dirinya dikemudian hari.
Dampak perceraian orangtua terhadap anak dapat dibedakan atas dua, yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Dampak positif
Perceraian dapat membantu anak untuk keluar dari situasi konflik, rasa tidak puas, dan perbedaan paham yang terus menerus. Perceraian juga dapat mengakhiri rasa tertekan, rasa takut, cemas dan ketidaktenteraman (Dagun, 2002).
Dampak negatif
Menurut Bray dan Berger (dalam Owens, 2002), dampak negatif perceraian pada anak dapat dibedakan berdasarkan usia anak saat perceraian berlangsung.
Berikut adalah merupakan penjelasan dampak perceraian bagi anak yang negatif berdasarkan pembagian usia:
  1. Kelompok usia bayi dan balita 2 tahun akan menujukkan ketidakamanan karena merasa gagal untuk memperoleh rasa aman.
  2. Kelompok usia anak prasekolah seringkali merasa cemas memikirkan apa yang telah mereka perbuat sehingga salah satu orangtua pergi, mereka juga merasa bahwa perpisahan kedua orangtua hanya bersifat sementara. mereka juga merasa bingung dengan orangtua yang meyakinkan mereka bahwa orangtua menyayangi anak, tetapi orang tua pindah dari rumah. Anak juga menunjukkan kecemasan akan keterpisahan yang akhirnya dapat membuat anak regresi dan menyalahkan diri sendiri.
  3. Kelompok anak usia sekolah merasakan kecemasan, depresi, takut, berada dalam konflik, merasa bersalah dan marah kepada salah satu atau kedua orangtua karena telah memutuskan untuk bercerai.
  4. Kelompok anak usia remaja adalah kelompok usia yang paling sedikit terkena dampak dari perceraian walaupun mereka cemas dan kecewa atas perceraian tersebut. Kelompok remaja sudah mampu melihat tujuan dari perceraian dengan melihat perubahan kedua orangtua setelah perceraian berlangsung.
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dampak perceraian bagi anak mempunyai pengaruh yang sangat besar. Dampak tersebut terbagi antara dampak positif dan dampak negatif. Dimana dampak negatif dapat dibedakan berdasarkan kelompok usia anak saat perceraian terjadi.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar