Teori Perilaku Konsumen

Teori perilaku konsumen adalah teori aplikasi dari psikologi yang digunakan dalam pemasaran. Teori perilaku konsumen banyak di kemukakan oleh para ahli, khususnya ahli di bidang psikologi pemasaran.
Pada dasarnya tujuan pemasaran adalah memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. Menurut definisinya teori perilaku konsumen adalah kegiatan- kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk atau jasa (Engel et. al., 1994; Lamb et. al., (2001). Sedangkan Peter dan Olson (2000), menjelaskan bahwa perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis antara pengaruh pikiran (kognisi), perilaku (behavioral), dan kejadian sekitar, di mana manusia melakukan aspek pertukaran dalam hidup mereka.
Selanjutnya Setiadi (2005), menjelaskan bahwa perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.
Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa, teori perilaku konsumen akan berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan yang dipikirkan (cognitive), dirasakan (affective), dan yang dilakukan (conative) oleh konsumen. Oleh karena itu dalam pengembangan strategi pemasaran, sifat perilaku konsumen yang dinamis tersebut merupakan isyarat bahwa seorang manajer pemasaran yang hendaknya selalu mengevaluasi keberhasilan kinerja pemasarannya.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar