Perilaku Sakit

Perilaku sakit adalah sebuah tingkah laku yang mengarah pada keabnormal baik fisik, fisiologis dan psikologis. Dalam kajian ilmu psikologi, perilaku sakit adalah sebuah peran yang berbeda dengan perilaku sehat. Dan konteks budaya, perilaku sakit mempunyai arti yang berbeda.
Menurut Suchman (Sarwono, 2004), ada lima macam reaksi/perilaku dalam mencari proses pengobatan sewaktu sakit.
Kelima rekasi perilaku sakit itu adalah:
  1. Shoping atau proses mencari beberapa sumber yang berbeda dari medical care untuk satu persoalan atau yang lain, meskipun tujuannya adalah untuk mencari dokter yang akan mendiagnosis dan mengobati yang sesuai harapan.
  2. Fragmentation atau proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama.
  3. Procrastination atau penundaan pencarian pengobatan sewaktu gejala sakit dirasakan.
  4. Self Medication atau mengobati sendiri dengan berbagai ramuan atau membelinya diwarung obat.
  5. Discontuinity atau proses tidak melanjutkan (menghentikan pengobatan).
Menurut Hendrik L. Blum faktor–faktor yang berpengaruh terhadap derajat kesehatan digambarkan sebagai berikut:
Dari skema diatas, dapat dilihat bahwa perilaku manusia mempunyai kontribusi, yang apabila dianalisa lebih lanjut kontribusinya lebih besar. Sebab disamping berpengaruh langsung terhadap kesehatan, juga berpengaruh tidak langsung melalui lingkungan terutama lingkungan buatan manusia, sosio budaya, serta faktor fasilitas kesehatan. Faktor perilaku ini juga berpengaruh terhadap faktor keturunan. Karena perilaku manusia terhadap lingkungan dapat menjadikan pengaruh yang negatif terhadap kesehatan dan karena perilaku manusia pula maka fasilitas kesehatan disalah gunakan oleh manusia yang akhirnya berpengaruh terhadap status kesehatan (Notoatmodjo, 2003).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar