Pengaruh Faktor Kognitif, Afektif, Psikomotor dan Campuran dalam Belajar

Banyak aspek yang berpengaruh dalam proses belajar. Faktor itu seperti faktor kognitif, afektif, psikomotor maupun faktor campuran dari ketiga aspek sebelumnya. Pengaruh faktor-faktor ini menentukan bagaimana hasil pencapaian siswa dalam belajar.
Kognitif, afektif, dan psikomotor adalah aspek-aspek kepribadian yang sering disama-artikan dengan aspek cipta, karsa, dan karya. Ketiga istilah ini berasal dari ahli yang berbeda. Kognitif (aspek penalaran) dikembangkan oleh Bloom; afektif (aspek budi pekerti) dikembangkan oleh Krathwohl; psikomotor (aspek keterampilan psikomotor) dikembangkan oleh Simpson.
Pengaruh Faktor Kognitif
Faktor kognitif secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:
  1. Mengetahui --- Mengenali kembali hal-hal yang umum dan khas, mengenali kembali metode dan proses, mengenali kembali pola, struktur, dan perangkat.
  2. Mengerti --- Memahami
  3. Mengaplikasikan --- Kemampuan menggunakan abstraksi di dalam situasi-situasi konkrit.
  4. Menganalisis --- Menjabarkan sesuatu ke dalam unsur-unsur, bagian-bagian atau komponen-komponen sedemikian rupa, sehingga tampak jelas susunan atau hirarki gagasan yang ada di dalamnya, atau tampak jelas hubungan antara berbagai gagasan yang dinyatakan dalam sesuatu komunikasi.
  5. Mensintesiskan ---Kemampuan untuk menyatukan unsur-unsur atau bagian-bagian sedemikian rupa sehingga membentuk suatu keseluruhan yang utuh.
  6. Mengevaluasi --- Kemampuan untuk menetapkan nilai/ harga dari suatu bahan dan metode komunikasi untuk tujuan-tujuan tertentu.
Cara penalaran (kognitif) seseorang terhadap sesuatu obyek selalu berbeda dengan orang lain. Artinya, obyekyang sama, mungkin akan mendapat penalaran yang berbeda dari dua orang atau lebih. Jadi karena berbeda dalam penalaran (kognitif) à berbeda pula dalam kepribadian à maka terjadilah perbedaan individu.
Pengaruh Faktor Afektif
Faktor afektif secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:
  1. Menerima atau memperhatikan --- Kepekaan terhadap kehadiran gejala dan perangsang tertentu.
  2. Merespon --- Mereaksi perangsang atau gejala tertentu.
  3. Menghargai, berikut pengertian bahwa suatu hal, gejala atau tingkah laku mempunyai harga atau nilai tertentu.
  4. Mengorganisasikan nilai, mencakup mengatur nilai-nilai menjadi suatu sistem nilai, menyusun jalinan nilai-nilai itu dan menetapkan berlakunya nilai-nilai yang dominan.
  5. Mewatak --- suatu kondisi di mana nilai-nilai dari sistem nilai yang diyakini telah benar-benar merasuk di dalam pribadi seseorang. Orang seperti itu dapat dikatakan sebagai orang yang budipekertinya mendekati kesempurnaan.
Orang yang berbudipekerti luhur akan sangat berbeda dengan orang yang tidak berbudi hapir dalam segala sepak terjang, tingkah laku, sifat-sifat dan kepribadiannya. Jadi dengan kata lain, faktor afektif sangat besar pengaruhnya terhadap terjadinya perbedaan individual.
Pengaruh Faktor Psikomotor
Faktor keterampilan psikomotor secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:
  1. Mengindera ---- Kegiatan keterampilan psikomotor yang dilakukan dengan alat-alat indera.
  2. Menyiagakan diri --- Mengatur kesiapan diri sebelum melakukan sesuatu tindakan dalam rangka mencapai suatu tujuan.
  3. Bertindak secara terpimpin --- Melakukan tindakan-tindakan dengan mengikuti prosedur tertentu.
  4. Bertindak secara mekanik --- Bertindak mengikuti prosedur baku.
  5. Bertindak secara kompleks --- Bertindak secara teknologi yang didukung oleh kompetensi. Di dalamnya tercakup semua tindakan keahlian dari berbagai bidang profesi. Ciri khas dari orang yang mampu bertindak secara kompleks adalah mampu menyusun mekanisme kerja sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapinya dan mampu menciptakan teknologi baru.
Orang yang telah sampai pada tingkat puncak keterampilan psikomotor dalam menanggapi sesuatu bisa sampai pada penciptaan teknologi baru. Jadi keterampilan psikomotor berpengaruh terhadap perbedaan individual.
Pengaruh Campuran (dari Faktor Kognitif, Afektif, dan Psikomotor)
Dari uraian di atas, faktor kognitif, afektif, dan psikomotor sangat besar pengaruhnya terhadap perbedaan individual secara terpisah. Tetapi sebenarnya baik secara sendiri-sendiri (terpisah) maupun secara bersama-sama (campuran), maka ketiga faktor tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap perbedaan individual.
Ada 4 kemungkinan campuran, yaitu:
  1. Percampuran antara faktor kognitif, afektif, dan psikomotor.
  2. Percampuran antara faktor kognitif dan afektif.
  3. Percampuran antara faktor kognitif dan psikomotor.
  4. Percampuran antara faktor afektif dan psikomotor.
Bagaimanapun variasi campurannya, semua berpengaruh terhadap perbedaan individual.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar