Ciri Seks Sekunder pada Remaja

Ciri seks sekunder pada masa remaja menentukan secara fisik bahwa remaja tersebut sudah memasuki usia yang matang secara seksual. Ciri seks sekunder ini ada beberapa macam yang dapat di lihat dari perubahan fisik remaja.
Rambut
Rambut kemaluan pada wanita juga tumbuh seperti halnya pada remaja laki-laki. Tumbuhnya rambut kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkembang. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak setelah haid. Semua rambut kecuali rambut wajah mula-mula lurus dan terang warnanya kemudian menjadi lebih subur, lebih kasar, lebih gelap, dan agak keriting.
Pinggul
Pinggul pun menjadi lebih berkembang, membesar dan lebih membulat. Hal ini sebagai akibat membesarnya tulang pinggul dan berkembangnya lemak di bawah kulit.
Payudara
Seiring pinggul membesar, maka payudara juga membesar dan puting susu menonjol. Hal ini, terjadi secara harmonis sesuai pula dengan berkembangnya kelenjar susu sehingga payudara menjadi lebih besar dan lebih bulat.
Kulit
Seperti halnya laki-laki, juga menjadi lebih kasar, lebih tebal, pori-pori membesar. Akan tetapi berbeda dengan kulit laki-laki, kulit pada wanita lebih lembut.
Kelenjar lemak dan kelenjar keringat
Kelenjar lemak dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif. Sumbatan kelenjar lemak dapat menyebabkan jerawat. Kelenjar keringat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.
Otot
Menjelang akhir masa puber, otot, semakin membesar dan kuat. Akibatnya, akan membentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.
Suara
Suara berubah semakin merdu, suara serak jarang terjadi pada wanita.
Sedangkan menurut Sarwono (2003) perubahan-perubahan fisik pada wanita meliputi:
  1. Perubahan tulang-tulang (badan menjadi tinggi, anggota-anggota badan menjadi panjang).
  2. Pertumbuhan payudara.
  3. Tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kemaluan.
  4. Mencapai pertumbuhan ketinggian badan yang maksimal setiap tahunnya.
  5. Bulu kemaluan menjadi keriting.
  6. Haid.
  7. Tumbuh bulu-bulu ketiak.
Ciri-ciri seks sekunder pada remaja diatas menandakan bahwa remaja tersebut sudah mengalami perubahan secara fisik, yang membedakannya dengan anak-anak, dan siap menuju kemasa perkembangan selanjutnya, yaitu masa dewasa.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar